Monday, April 17, 2017

Berdamai Hidup Di Ambon,Mereka bukan Preman!


Kisah perjalanan usang ketika menuju Ambon dengan berbagai pelajaran mengisi setiap detiknya dan banyak di isi drama dan hal hal yang tak terduga sehingga usang bisa Berdamai Hidup Di Ambon,Mereka bukan Preman! .Semua cerita masuk untuk melanjutkan perjalanan mencoba mengelilingi Indonesia.

Semenjak turun dari Gunung Binaya,usang dan teman teman yang lainya sempat menghabiskan waktu sekitar 7 hari di desa Tehoru,Maluku Tengah.Disana kami mendapat tumpangan di rumah sahabat bang Amin dan bang Didin.Kehidupan di Tehoru sendiri usang bilang layaknya tanpa beban dan benar benar menikmati hidup.



***



Tehoru Mendamaikan Jiwaku
Ketika pagi menjelang,kami dibangunkan untuk sarapan dengan makanan khas seperti ikan bakar dan goreng yang segar hasil tangkapan pagi itu,colo colo yang menggoyang lidah,embal yang sudah beradaptasi dengan mulut,suami makanan bernama aneh tapi yang mampu menjadi pengganti nasi.Menu paket komplit menikmati keindahan serta hidup bak raja.


Seusai makan pagi kami lantas leyeh leyeh di depan rumah,ya bagian depan rumah berjarak sekitar 7 meter adalah pantai dan dihadapkan lanskap Gunung Binaiya apakah tidak membuat kami betah.duduk di pembatas jalan,menikmati semilir angin pantai.Jika bosan kelapa muda telah siap di petik dan kami minum untuk menghilangkan dahaga.Jika siang menjelang,berjalan kebelakang rumah sekitar 30 menit bisa menikmati kolam air panas alami yang bisa membuat siapa saja enggan untuk berpindah tempat.Ketika sore menjelang,biasanya kami tutup dengan acara mandi di pantai sekaligus menikmati sunset yang indah.ah nikmat mana lagi yang kau sia siakan di Maluku ini.heheh



Benar benar bisa merasakan hidup yang sesungguhnya.Malam menjelang,air tradtional sofi akan berputar memasuki lingkaran keakraban kami.Begitu terus selama 7 hari.Rutinitas seperti ini yang enggan untuk berpindah sekaligus merasa malu karena terus merepoti keluarga bang Amin.Karena waktu cukup lama kami tinggal di tehoru,akhirnya kami memutuskan kembali ke kota Ambon menggunakan mobil travel yang mengantar kami ke pelabuhan Amahai.

Perjalanan Sekitar 2jam dari Tehoru menuju Amahai waktu itu dengan menancap gas mobil sekencang kencanganya melewati jalan lintas kota yang cukup sempit.Sesampainya di Pelabuhan kami mendapat sebuah keberuntungan dengan tiket gratis dari salah seorang senior Pecinta Alam yang dikenal oleh anak anak.Akhirnya kami mendapat tempat untuk menyebrang menggunakan Kapal cepat menuju Tulehu.


Saat perjalanan menggunakan kapal cepat menuju Tulehu kami dihadapkan badai yang cukup menggugah ketakutan kami.bagai mana tidak,kondisi laut yang gelap serta angin berhembus kencang mengingatkan usang akan mati.Tolong jangan mati dulu belum nikah wkwkwk

Tapi setelah perjalanan sekitar 2 jam yang mencekam kami tiba dengan selamat di Tulehu.Kami sempat makan malam di kediaman Mentari serta meneguk air Sofi beberapa botol sebelum kembali ke Ambon.Perjalanan Tulehu ke Ambon tepatnya ke daerah Poka sekitar 30 menit.Kami menggunakan angkot malam itu.

Akhirnya kami sampai di Poka dan berhenti di salah satu café bernama Oe’New.Cafe ini asekarang.Kami masuk dan bertemu dengan teman teman anak Pecinta Alam Ambon yang kebetulan malam itu sedang ramai berkumpul.Malam itu kami habiskan  dengan cerita tentang Ambon dan sekitarnya.

Tak terasa hari telah siang,dengan mata masih setengah sadar usang terbangun dan melihat malam tadi tertidur di café.Segera membangunkan teman teman dan kembali menuju Sekret KPA Lestari untuk memberi kabar kami telah sampai di Ambon.Sesampainya di secret ternyata sepi,tidak ada anak anak disana,hanya ada pace yang sedari tadi menunggu kedatangan kami.
Tak berbasa basi kami segera memasukan barang dan bercengkrama di depan secret yang rindang dan sejuk,tapi catatan 24 jam disana tantanganya adalah nyamuk ganas yang terus menyerang hehe.



***




Menjadi Pribumi "Beta Nyong Ambon"
Di hari hari selanjutnya benar benar menikmati Ambon dengan sepenuhnya Sekaligus menampik kalau orang Ambon atau Maluku adalah preman atau kriminal atau bodygouard atau apalah terserah mereka yang bilang.Kalau usang sendiri menyatakan orang Ambon itu sangat respect dan ramah di balik gaharnya paras tapi mempunyai hati PINK kayak Hello Kitty hahaha



Rutinitas di kawasan Poka didekat Universita Unpati yaitu di Sekret Lestari adalah makan,duduk melamun,tidur di Hammock,bersih bersih,malamnya ceritaa sembari hal wajib adalah minum Sofi dan sesekali usang bersama Muklas dan Sena pergi ke cafe memanfaatkan Wifi gratis serta begadang sampai sampai cafe tutup dan tidur disana.Alih alih pulang,kadang kadang mandi dan buang air besar pun memanfaatkan fasilitas cafe.Bukan memanfaatkan tapi memang kami di perbolehkan untuk menggunakannya.


Asal kalian tau aktifitas usang dan teman teman disini ya cuma seperti ini tapi terasa sangat menyenangkan.Terkadang ada hal hal yang lucu dan memalukan,sebenarnya ga mau menceritakan tapi kenapa harus malu orang ga nyuri atau korupsi kayak yang berdasi.




Kegilaan berjalan Melintasi Jembatan Merah Putih

 Suatu malam kami berlima usang,muklas,sena,bang amin dan ucil tidak sengaja berada di daerah kota.Lalu kami menuju tempat kost bang Amin untuk mandi dan makan malam.Karena kami ingin kembali ke Poka,dengan segera berjalan keluar untuk menaiki angkot.Dari tempat kos menuju ke jalur utama cukup jauh,dengan menggunakan angkot kami bisa memangkas waktu agar tidak terlalu malam.Sesampainya di jalan utama,ada celetukan dengan nada menantang,yuk cobain jalan kaki melintasi jembatan sembari menikmati pemandangan kota? bermula saling olok akhirnya kami menjalankan tantangan ini,dengan melepas baju dan melepas sendal alias cekeran kami berjalan melintasi pinggiran kota menuju jembatan merah putih.



Tanpa rasa malu kami berjalan menyusuri gelapnya malam dengan kerlap kerlip lampu jalan.Banyak orang yang melihat tapi kami masa bodoh akan hal itu.toh kami jalan pakai kaki kami sendiri.Sesekali kami mengambil sampah yang ada di pinggiran untuk mengisi kegiatan jalan tanpa baju ini,ya itung itung ikut membantu petugas kebersihan.Eits ini bukan pencitraan yang ditunjukan tetapi kejadian nyata tentang kepedulian kami akan sampah.

Banyak orang yang melihat kami seperti aneh dengan berjalan tanpa baju,memungut sampah sembari menyanyikan indonesia raya.mungkin dianggap orang gila tapi kami tidak memperdulikanya.akhirny sampai juga kami di cafe serta membawa sampah yang kami pungut di sepanjang jalan.Anak anak setelah mengetahui apa yang kami lakukan,mereka salut dan memberi kami hadiah makan dan minum gratis.sebuah keberuntungan yang tak dikira atas kejadian gila ini.






Lakukanlah selagi kamu bisa lakukan
Hal yang paling ga bisa dilupakan adalah saat pagi pagi terbangun karena rasa sakit perut yang luar biasa,kalian pasti sudah pahamkan bagaimana kalau sakit perut pagi hari? nah disana itu ga ada toilet atau WC.Jadi dengan inisatif dan naluri terlalu pintar usang berjalan keluar menuju semak semak di daerah belakang untuk membuang hajat itu.dengan berbekal satu botol besar air yang bekas tampungan hujan kemarin.Bisa dibayanginkan menggali tanah dan bersembunyi diantara semak semak belukar hahaha.Tapi tolong jangan di ikuti kelakuan buruk ini.

satu lagi,karena mau numpang mandi di tempat kost teman teman dan ternyata mereka sedang tidak ada di tempat.Maka dengan inisiatif cepat usang mencoba alternatif lain.Kebetulan diluar sedang hujan lebat,dengan sekejab usang mengambil peralatan mandi dan membuka baju dan berlari keluar menuju ke salah satu lubang pembuangan air dari atap disalah satu sudut bangunan yang berada tidak jauh dari sekret Lestari.ada beberapa orang melihat dan menertawakan,tapi usang cuek saja dan merasa masa bodoh.Toh usang ga merugikan siapa siapa dan tidak bertindak hal buruk yang lainya.





Sambutan pertama di seberang kota
 Hal berkesan lainya adalah ketika pertama datang dan disambut minuman Sofi dan penutupan Jackpot layaknya naga yang sedang mengamuk.Usang dan Sena mengalami kejadian ini karena sudah lama tidak merasakan minuman beralkohol lagi.Asal kalian tau,di Indonesia bagian Timur minuman beralkohol adalah minuman penyambut atau bisa di gunakan sebagai mendekatkan satu dengan yang lain.Jadi jangan berpikiran negatif atau buruk dengan rutinitas seperti ini.







Sosok mereka yang begitu peduli
Pengalaman air mata mendobrak mata dan keluar secara otomatis karena ada beberapa faktor yang mendasarinya.Selama perjalanan baru kali ini usang mengangis dengan permasalahan paling jarang terjadi.Usang menangis karena ga tau mau harus ngomong apa dan membuat pernyataan apa.Bayangkan ada orang yang bisa begitu perhatian ingin mengetahui permasalahan dan ingin membantu memecahkan bersama dan tidak ingin melihat usang terus murung larut dalam kesedihan.

Pada suatu malam Kami duduk diantara Hammock di bawah remang remang sinar lampu sekret dan mulai berbicara terbuka.Usang cukup tertutup dengan permasalahan yang sedang mengganjal dan itu menyebabkan teman teman di Ambon mengira kami bertiga ada masalah,padahal sebenarnya kami baik baik saja.Hal yang mendasari usang seperti itu karena mempunyai masalah keluarga.

Berawal dari Bisikan pelan tentang memecahkan masalah,lalu ada sedikit perlawanan argumentasi tapi semua itu tak bisa usang lawan.Dengan sekejap berubah menjadi air mata yang keluar
tak kuasa menahan.Usang terlalu egois dan tidak melihat sekitar,banyak orang yang menyayangi dan mempedulikan tapi seakan menutup mata tak ingin mengetahuinya.Sejak malam itu usang sadar bahwa usang selama ini salah dengan merasa maha benar dengan sesuatu usang yakini yaitu TAK SEMUANYA HARUS DIBAGI! tapi cobalah berbagi maka engkau akan berdamai bersamaNya.



***




Berdamai Di Ambon,Mereka bukan Preman!
Sosok garang,berpakaian lusuh,flanel kumal,satu piring bersama,tidur pistol tak beraturan.Apakah gambaran seperti itu bisa menunjukan kalau orang Ambon itu kasar? jahat? preman? usang rasa persepsi seperti harus ditampik mulai sekarang!.



Pada kenyataanya meraka begitu baik,begitu lembut,begitu peduli dan tentunya mereka mementikan persaudaraan ketimbang nominal uang semata.CATAT!

Sosok seperti abang fathul,bang Janter,bang Raven,bang Ficky,bang Nyonyo,bang Runner,bang Amin,bang Eky,bang Ewin,bang Irhandy,bang Budi,Ucil,Ucan,Imen,Ilho,Putra,Eko,dan masih banyak lagi orang orang baik lainya yang tak bisa usang sebutkan semuanya.Karena disebutkan semua bisa satu kelurahan disebut hehe.

Belum lagi para caca yang sangat baik membantu dan merawat kami bertiga layaknya saudara bahkan bisa seperti anak angkat mereka.
Mereka semua selalu menasehati kami bahwa hidup jangan terus disia siakan,gunakanlah hidup sebaik mungkin dengan cara bisa bermanfaat untuk orang sekitar.Petuah petuah itu selalu terngiang di ingatan.




Biji Buah Pala menembus Surga

kenikmaktan selanjutnya adalah terjebak dengan kenikmatan biji buah pala yang memabukan.bagaimana tidak? kami bertiga semulanya ga tau jika biji buah pala itu sangat memabukan.Setelah memakan 20 biji kami tidak sadarkan diri selama kurang lebih 3 hari tertidur dan tidak sadarkan diri.Ditambah air sofi bertubi tubi menghanyutkan kami bagaikan berselancar mengelilingi Ambon.Catatan jangan pernah berani memakan biji pala jika kalian belum siap menjadi zombie!




Satu Rasa satu Hati
Setiap hari jika waktu makan adalah hal yang paling usang suka.karena kita tidak akan makan jika orangnya belum lengkap alias personilnya belum terkumpul kami akan menunggu hadir semua.Sepotong pelepah pisang kita ambil dari kebun di belakang,nasi kita gelar,ketupat,embal,sayur kuning,ikan bakar segar,colo colo,ah semua itu menjadi pemersatu kami.Walau makan ala kadarnya tapi bisa membuat kami seperti keluarga.Tak ada pembatas atau rasa malu,karena ale rasa beta jua rasa.ceileh kayak lagu aja.



Terakhir adalah bagian penutup dan bagian paling menyedihkan ketika kami bertiga dengan berat hati ingin meninggalkan Kota Ambon.Sempat terjadi talik ulur dan dilema,jujur saja usang,muklas dan sena tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli tiket pulang.Tapi entah banyak kejutan seperti rejeki tak terduga memberi solusi bagi kami.Pertama pagi pagi usang dan teman teman mengantar muklas dan sena menuju pelabuhan,kalian tahu? teman teman yang mengantar ada sekitar 20 orang.Bisa kalian bayangkan bagaimana rasa sedih atas perpisahan tersebut.Kami semua mengendarai kapal kecil untuk menyebrang lalu menaiki angkot menuju pelabuhan.Terjadi sebuah drama,tak ada satupun dari kami yang tidak meneteskan air mata.


Seberingas penampakan kami,sekasar kasarnya kami tetap tak kuasa membendung rasa perpisahan ini.semua saling berpelukan dan saling memberikan doa atas kunjungan kami.Pagi itu sena dan muklas pergi meninggalkan Ambon menggunakan kapal pelni di selimuti kesedihan.Sore harinya adalah usang yang berangkat meninggalkan Ambon menggunakan pesawat karena harus segera tiba d Surabaya untuk mengejar kapal pelni ke Bima mengantar donasi buku.Usang di antar oleh beberapa teman karena sebagian teman ada yang bekerja dan tidak dapat mengantar.usang mengerti dan memahami kondisinya.Di temani bang Ficky,bang Amin,Tirsa dan Ika usang melepas Ambon dengan air mata.

Tak ada kata lain untuk Ambon serta orang orang yang menghuninya.Kalian adalah orang orang baik tidak seperti orang orang yang menilai bahwa Ambon itu Preman,jahat,kasar dan hal negatif yang lainya.Usang sangat mencintai ambon dan berbagai hal yang pernah usang alami.

Sampai berjumpa lagi di lain waktu serta petualangan yang lainya ya.

BETA NYONG AMBON!


PEMBACA BAIK PASTI AKAN MEMBACA DAN MEMAHAMI ISI CERITA DAN MENINGGALKAN JEJAK DI KOMENTAR










Saturday, April 15, 2017

5 Hal Menyebalkan Ketika Traveling Jangka Panjang



Perjalanan Panjang tidak melulu menciptakan sebuah momen berharga atau momen bahagia,karena jika semua hal yang terjadi begitu flat maka bumbu perjalanan kalian akan terasa hambar bukan.Pasti ada saat kita merasa sedih berpisah,merasa panik dengan kejadian tiba tiba,atau merasa geram dengan kejadian yang merugikan.Usang yakin kalian bisa merasakan bagaimana semua kejadian menyebalkan itu bukan?

baca juga : TEMPAT WAJIB JIKA KALIAN MENGUNJUNGI PULAU SUMBA

Kali ini usang akan menceritakan 5 hal menyebalkan ketika Traveling jangka panjang sebagai berikut:

1.Kehilangan Moment Langka

Siapa sih yang mau membiarkan moment yang jarang terjadi begitu saja? Usang yakin kalian semua tidak menghendakinya bukan?
Biasanya kejadian seperti ini dialami ketika traveling jangka panjang adalah Info yang kurang akurat atau pasti.Misalnya acara pengambilan Nyale di prosesi acara adat Pasola,Pertama kali menghadiri acara adat Pasola Februari 2016 dan usang telat bangun,saat sudah pergi menuju ke lokasi ternyata prosesi ritual sakral pengambilan Nyale telah usai.Sedih? pasti udah pasti tapi rasa kesedihan itu tak berlarut larut.Setelah pengambilan nyale ada Pasola pantai dan dilanjutkan acara puncaknya di lapangan Wanukaka.Keterlambatan seperti itu sebenarnya kesalahan dari diri sendiri karena tidak bisa bangun pagi atau pergi tepat waktu.Jadi usahakan semua sudah terjadwal dan bisa mengkondisikan keadaan.



2.Rusaknya Benda Berharga

Kalau rusaknya benda berharga mungkin kalian akan sangat sedih sekali.bagaimana tidak sedih,seperti bulan Februari kemarin perjalanan usang datang lagi mengunjungi Sumba Handphone rusak mati total.Di tambah momen tersebut bertepatan dengan acara pasola yang usang hadi di tahun ini.Jadi semua prosesi hanya usang nikmati dengan kedua mata kepala dan tidak lebih.Rasanya ingin teriak teriak kayak orang gila karena mendapat musibah seperti itu.Jadi kalian harus siap dengan segala kondisi di medan perjalanan ya

Handphone yang rusak harus di ikhlaskan



3.Kehilangan Benda pemberian

Sebuah kenang kenangan pemberian teman,sahabat atau orang yang baik memberi kita tempat tumpangan menginap atau bertemu di perjalanan adalah penyesalan besar.Bagaimana tidak? jika kalian mendapat sebuah pemberian lalu lalai dan dengan ceroboh menghilangkanya apakah tidak menyesal? Seperti halnya kejadian usang kehilangan sebuah benda pemeberian dari teman waktu melakukan pendakian ke Gunung Kerinci dan benda pemberian waktu sampai di perbatasan Sota,Merauke.Karena usang menitipkan 2 benda pemberian tersebut di rumah salah satu kerabat yang berada di Jawa dan sedang mengalami renovasi rumah dan tidak sengaja terbuang beserta puing puing bekas perbaikan.

kedua benda yang abadi dalam sebuah jepretan kamera


Sangat terpukul setelah mendengar dan mencarinya sendiri benda pemberian dalam perjalanan tersebut telah lenyap.Dengan kurang teliti dan meninggalkannya begitu saja akhirnya kedua benda tersebut hanya menjadi cerita.Jadi usahakan buat teman teman untuk bisa menyimpan benda pemberian atau kenang kenangan dari seseorang dalam perjalanan dengan baik dan benar.Jika tidak,maka kalian akan mengalami hal yang serupa.Jangan sampai deh ya




4.Mengunjungi Tempat Lebih Satu Kali

kali ini adalah pengalaman pribadi usang karena penasaran dengan sebuah tempat.Waktu itu usang ingin pergi mengujungi sebuah sumber aliran sungai yang mempunyai lubang vertical jika tepat matahari berada diatas lubang,maka warna air yang tosca akan membuat indah bentuk sebuah rongga menyerupai goa yang mempunyai nama Waikelo Sawah.Tapi usang sudah mengujungi tempat ini 3 kali tapi tidak pernah mendapatkan hasil yang memuaskan.seperti banjir setelah hujan,cuaca selalu mendung yang membuat matahari dan kondisi air tidak seperti semula.

Mengobati rasa kekecewaan dengan makan bersama 


Menyempatkan waktu untuk meluapkan rasa penasaran namun tidak pernah terjawab terkadang membuat hal semacam itu menjadi tidak mengenakan.Bukan permasalahan tempat,tapi karena usang waktu mengunjunginya tidak di musim yang tepat.Jadi jangan salah sangka ya hehehe
Jadi kalian harus bisa mengatur waktu kunjungan dengan tepat seperti di musim kemarau atau cuaca sedang bersahabat.jika tidak kalian akan mengalami hal yang sama seperti usang






5.Kecerobohan dengan benda yang tertinggal


Sekali lagi ini adalah hal terkonyol usang dalam melakukan kunjungan di tempat wisata di senaru.pada mulanya sudah prepare dan mempersiapkan lagi barang barang yang akan dibawa kedalam tas.merasa sudah masuk semua kami berangkat menuju senaru.setelah menempuh perjalanan 2 jam setengah kami tiba di senaru.lalu kami berhenti disalah satu toko berniat membeli air minum dan makanan ringan,usut punya usut saat kami mau membayar,ternyata lupa membawa uang atau dompet dan lebih celakanya lagi bensin di motorpun sekarat.setelah panik untuk beberapa saat saya tak sengaja menemukan uang kecil di kantong.


Kecerobohan dengan meninggalkan barang bawaan


Uang yang cukup untuk membeli air minum dan satu makanan ringan.dan kami terperangkap dalam kegelisahan akan keadaan yang mendesak tidak mempunyai uang dan hujan yang mengguyur lebat.satu jam berlalu saya memutuskan untuk kembali pulang ke mataram dengan nekat melihat kondisi bensin yang sudah berkarat.hanya bermodal keyakinan kami mengendarai motor mengendap endap dan akhirnya kami sampai di salah satu sisi lombok barat karena bensin telah habis.


sempat berpikir sejenak lalu saya menghubungi salah satu teman untuk menolong,dan tak beberapa lama teman bernama Doni datang untuk membawakan 2 botol bensin,kami pun merasa lega dan bahagia.karena uang tersisa 2000 yang tak bisa kami manfaatkan menjadi saksi ketidak mampuan menyelesaikan masalah.

Perjalanan ditutup hingga uang 2000 yang tidak bermanfaat itu kami dedikasikan untuk abang tukang parkir langganan minimarket di dekat rumah.Ini sebagai rasa terima kasih kepada uang yang menemani perjalanan kami waktu lalu.Dan ternyata uang tidak selalu menyelesaikan masalah.


Seperti itulah 5 hal Menyebalkan Ketika Traveling Jangka Panjang dan usang alami sendiri.
Semoga teman teman bisa lebih berhati hati dan mengatur semua dengan baik agar tidak mengalami hal yang serupa.
kalau ada yang salah mohon di bantu perbaiki dalam 5 hal perjalanan ini ya,
semoga bermanfaat ya


baca juga : CATATAN BULAN KE12 - PASANG SURUTNYA TANTANGAN,ANTARA ISTIRAHAT SEJENAK ATAU TERUS BERGERAK



5 Benda penting tapi sering di lupakan ketika traveling



Siapa sih yang mau waktu untuk traveling terganggu dengan hal hal sepele tapi bisa mengancam kenyamanan atau mood kita turun.amit amit pasti ga ada yang mau kan.

Sudah mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk mengunjungi tempat terntentu,mengurus ijin cuti yang terkadang bisa bikin naik darah karena lama di ACC oleh HRD.bener ga? jadi kalian jangan sampai menyepelekan hal hal kecil yang bisa menjadi boomerang buat diri kalian sendiri.

***


5 benda dibawa ini mungkin terlihat sepele dan sangat sering terjadi kejadian terlupakan ketika packing atau tertinggal karena lebih memperhatikan benda benda yang nampak besar dan sudah pasti terbawa.

Dari pada banyak pembukaan,usang segera membahas tentang 5 Benda penting tapi sering di lupakan ketika traveling  sebagai berikut :

Baca juga : 5 Tips Liburan Jangka Panjang


1.Cermin

kenapa dengan cermin? mungkin nampak sepele dan tidak terlalu penting.Tapi terkhusus buat cewe jarang mengalami tertinggal oleh benda ini bukan? karena kan cewe butuh dandan dan performa tinggi walau sedang berlibur ke pantai ataupun ke gunung.Baik cowo atau cewe sangatlah penting,terkadang kita membutuhkan dan berguna sebagai media atau alat bantu membakar rumput atau daun kering ketika sedang berada di hutan atau di alam bebas dan kita tidak memiliki pematik api.

Pasti sangat kesusahan jika tidak memiliki sumber daya api untuk memasak makanan atau air.Jadi cermin nampak sepele tapi mempunyai fungsi bermacam macam bukan.Apalagi kalau habis mandi,pasti kebanyakan orang bercermin untuk membuat diri mereka terlihat rapi dan nampak rupawan.hehe beda kayak usang yang jarang mandi hahah


2. Peniti

Peniti pasti banyak dari kalian sering tidak memperdulikan dengan benda satu ini.Sering kali peniti menjadi superheroo ketika keadaan keadaan emergency.Peniti merupakan alat yang sangat multifungsi untuk dibawa travelling,apalagi dalam keadaan daruratKalau usang sendiri pernah menggunakanya untuk mengganti kancing flanel yang hilang dan menutup retsleting rusak.jadi usang bisa tetap nyaman dan aman dengan bantuan peniti.

Jadi bukan hanya cewe aja ya yang sangat membutuhkan peniti yang di gunakan untuk jilbab atau hijab.Bawalah sekitar 5 atau lebih untuk berjaga jaga dengan hal yang tidak di inginkan ketika traveling.


3.Jam Tangan 

 Jam tangan sendiri memang benda terlihat,namun banyak juga sering menyepelekan karena sudah memiliki jam yang ada smartphone masing masing.Tapi jam tangan juga sering menjadi masalah untuk beberapa orang ketika sedang traveling karena jamnya tertinggal.Mereka lupa tidak menggunakan jam tangan karena tertinggal dirumah atau di tempat penginapan.Disaat momen tertentu penujuk waktu adalah hal penting ketika kita ingin beranjak dari sebuah tempat wisata dan mengatur berapa lama kita waktu untuk berpindah ke tempat lain.Kadang juga kita gunakan untuk menghitung jarak tempuh perjalanan.

Tapi banyak juga orang orang yang memanfaatkan kehebatan smartphone,bagaimana seandainya smartphone kalian telah habis batrai dan alat bantu penambah daya seperti PowerBank juga sudah habis.Pasti kalian sangat kesulitan untuk melihat waktu dan hanya menerka nerka saja bukan?
Jadi jam tangan sangat penting juga karena kita selalu menggunakan waktu dalam setiap keadaan apalagi waktu liburan.



4.Jepitan Kuku

Selanjutnya Jepitan kuku,benda satu ini terlihat kecil dan sering juga terlupakan bahkan kita sendiri lupa menyelipkan dimana dan terakhir kapan menggunakannya.Padahal jepitan kuku sendiri sangat berguna ketika kita sedang traveling.Coba seandainya kalian sendang traveling ke pantai terus tangan kotor dan ada pasir yang masuk di sela sela kuku,lalu malamnya akan makan dan melihat penampakan jari tangan sangat kotor,apakah kita sedikit malu dan kurang nyaman sendiri dengan kondisi kuku kita.

Jadi jangan sampai kuku kalian terlihat jorok ya ketika sedang traveling.Kalau ga ingin ribet,sebelum berangkat traveling sempatkanlah memotong kuku dan lebih bagus menyediakanya dan menyimpan di dalam tas kalian.

5.Headlamp

Headlamp sendiri sangat penting tapi terkadang juga banyak orang melupakan karena dengan ukuran yang kecil dan mudah di gantung atau di geletakan sembarangan.Apalagi dalam traveling camping ceria di pulau atau sedang melakukan pendakian.Ada juga sebagian orang lupa atau tertinggal karena Sering menyepelekan dan menunda untuk packing dengan teliti sebelum traveling.Coba bayangkan seandainya kalian sedang pendakian dan akan melakukan Summit Attack tapi tidak ada headlamp.Otomatis pendakian kalian akan terganggu bukan?

Alih alih bisa menuju puncak,bahaya tersesat atau yang parah bisa jatuh ke dalam jurang.Jadi bisa terasakan efek tidak adanya Headlamp.Walaupun kita sedang melakukan traveling jauh dan lama,ingat tujuan akhir adalah rumah.Jadi sayangi kesehatan nyawa dan semua orang terdekat kalian yang sedang menunggu kalian dirumah

Seperti itulah 5 Benda penting tapi sering di lupakan ketika traveling yang bisa usang bagi dari pengalaman usang sendiri ketika sedang dalam perjalanan.
Jika ada yang kurang mohon di kritik di kolom komentar,jika tips ini bermanfaat berarti usang sangat berterima kasih jika kalian tidak mengalami kejadian kejadian seperti diatas.

jangan lupa baca juga : 10 lagu terbaik untuk perjalanan




Friday, April 14, 2017

10 lagu terbaik untuk perjalanan

"Musik menjadi salah satu bagian penting dari sebuah perjalanan" 
*** 


Musik selalu bisa membuat Bahagia


Musik atau dendangan irama sebuah lagu bisa menggambarkan perasaan usang ketika sedang melakukan perjalanan berpindah tempat atau sedang menikmati suasana yang enak untuk dinikmati.

nah kali ini usang akan membagi 10 lagu terbaik untuk perjalanan Usang menyusuri setiap tempat yang sudah dikunjungi.

Baca juga : 12 punggawa Gunung Rinjani

10 lagu terbaik menemani perjalanan sebagai berikut:


1.Sigur Rós - Hoppípolla



Pertama adalah Sigur Ros,ya salah satu lagunya yang berjudul Hoppipolla adalah lagu favorit usang dikala usang sedang berada di kawasan yang sepi,sunyi,dan tenang.Karena lagu ini bisa menggambarkan sebuah ketenangan.apalagi dinikmati dengan merebahkan badan di lapangnya hamparan rerumputan dan di bawah jutaan bintang di langit yang menerangi malam para penjalan yang sedang terkurung impian.

asik juga dinikmati jika sedang berada di atas kapal dan sedang melintas di lautan lepas.pasti pandangan kosong di balut lamunan yang membuat berimajinasi tinggi.




2.M83 - "Wait" 



Selanjutnya lagu dari M83 berjudul Wait mejadi pilihan berikutnya.Bagi usang sendiri lagu ini adalah sebagai penanda bahwa setiap detik,jam,hari adalah kenikmatan yang tiada tara.kenapa? karena bisa melihat berbagai keindahan alam,budaya hingga bertemu dengan orang orang yang begitu baik di sepanjang perjalanan bukan hal yang sia sia.Jadi jangan biarkan waktumu terbuang begitu saja ya*piss



3.Mogwai - Take me Somewhere Nice



Lagu dari Mogwai ini bisa menjadi alternatif kalian jika sedang menikmati malam malam yang sedang berkutat dengan suasana yang tidak mengenakan.Misalnya kalian sedang jenuh atau sedang bimbang lagu ini bisa menjadi sarana penenang untuk melanjutkan perjalanan keesokan hari nya.*tapi usang juga belum terlalu mengerti dengan makna lagu ini,tapi ya suka banget dah pokoknya hehe



4.Bon Iver - Holocene




Nah ini yang bikin mood yang turun bisa naik lagi hehehe.Lagu dari Bon Iver yang berjudul Holocene paling usang sukai jika sedang melakukan pendakian.Entah kenapa jika mendengar lagu ini sedang berjalan seperti mendapat suntikan tenaga segar.ah lebay banget sih sang!

Tapi jujur usang kalau sudah ngeputer lagu ini paling suka di putar sampai kadang kadang teman suka bete karena lagunya ini ini melulu.Ditambah jika ngebayangin video clipnya ah tambah bikin strong haha




5.Iksan Skuter - Rindu Sahabat



Lagu Iksan Skuter yang berjudul Rindu Sahabat usang suka karena menyimpan cerita tersendiri.Karena lagu ini selalu mengingatkan perjalanan usang ketika sedang berada di Ambon.Lagu ini selalu menjadi teman setia dengan teman teman disana.Lagu yang bisa mendekatkan kami hingga layaknya saudara di iringi minuman traditional sofi yang menjadi pelengkap pengiring malam malam yang selalu membuat rindu.




6.Stars and Rabbit - Man Upon the Hill



Jika lagu dari Stars and Rabbit yang berjudul Man Upon the Hill adalah lagu yang membuat mood usang On ketika berada di pulau Sumba.Entah lagu ini begitu cocok dan selalu enak yang di dengarkan di jalan,di pantai atau dimanapun tempatnya yang penting masih berada di Pulau Sumba.Apalagi jika di dengarkan di kawasan bukit Wairinding duh bikin loncat loncat kegirangan kayak anak kecil.*ketahuan kalau usang norak ya haha




7.Message To Bears - Mountains



Sedangkan lagu dari Message To Bears yang berjudul Mountains paling enak jika sedang di dengarkan atau dinikmati di danau Segara Anak,Gunung Rinjani atau di gunung gunung yang lainya.Tapi usang lebih favorit jika mendengarkan lagu ini ketika sedang di danau Segara Anak,ketika pagi menjelang kabut tipis yang terbang menggantung diatas permukaan air danau bisa menghipnotis siapapun yang melihatnya.Ditambah lagu di ikuti lantunan irama musik ini.pasti begitu terasa lengkap dan benar benar bisa menikmati nyanyian alam.*alah ngomong apa to usang ini

8.Sleeping at Last - Saturn



Lagu Sleeping at Last yang berjudul Saturn dengan lantunan music yang melow bisa membuat relax jika kalian dalam perjalanan mendapat sebuah musibah atau hal tidak mengenakan.Seperti kisah usang yang penah mengalami kehilangan benda berharga dan mencoba mengikhlaskan nya walau pertama berat tapi dibantu dengan musik dari Sleeping at Last.Cobain deh kalo ga percaya

9.Float - Sementara 


Seperti dari judul lagunya Sementara nya Float bisa menggambarkan kisah perjalanan usang atau perjalanan kalian bersifat tak selamanya.Karena usang sendiri juga manusia normal dan suatu saat akan berhenti ketika semuanya yang dicari telah ditemukan..Lagu ini cocok ketika sedang menaiki transportasi seperti kereta,bus,kapal,atau truk yang sedang di tumpangi.

10.Eddie Vedder - Hard Sun


Sebagai lagu pamungkas di isi oleh lagu legendaris dari Eddie Vedder berjudul Hard Sun.Jika usang mendengar lagu ini,baik dari pemutar musik sendiri atau dari orang lain,usang seperti langsung tersengat listrik bertegangan tinggi *Lebay ah.Karena lagu ini menjadi salah satu penyemangat dan doktrin untuk memulai petualangan usang.Ingin menikmati hidup dan ingin terus menghilang dari peradaban haha jadi manusia batu

Tapi serius,lagu ini selalu membuat mood mode on di segala meda.Cobalah jika tidak percaya.

Baca juga : 30 Hari Menyusuri Ntb - Ntt

Sumber video : semua berasal dari youtube official dari band masing masing


Seperti itulah 10 lagu terbaik untuk perjalanan versi usang yang hampir di setiap melakukan perjalanan menyusuri setiap daerah akan mwmutar lagu itu.jika ada yang berlebihan usang mohon maaf,jika lagu ini bisa menambah daftar putar kalian usang senang bisa berbagi hehe.

Kalau musik kesukaan kalian apa? bagi dong di kolom komentar siapa tau lagu kita jodoh*eh

Thursday, April 13, 2017

Perjumpaan "Mesra" di Atap Sumatra


perjalanan mengunjungi Jambi bukan hal yang direncanakan sebelumnya.Berawal dari kebingungan usang ketika melihat tanggal merah dan ingin menikmati cuaca dingin khas pegunungan.Usang mencoba sumber informasi di salah satu forum yaitu Backpacker Indonesia.Setelah scroll kebawah dan mencari,akhirnya usang menemukan thread tentang pendakian bersama ke Gunung Kerinci.Sebelumnya usang belum pernah mengikuti pendakian bersama sebelumnya,dan waktu itu usang ingin mencoba dan mengetahui bagaimana rasanya mengikuti acara pendakian bersama yang diadakan oleh Om Mawadhi.

baca juga :TIPS MEMILIH TEMAN PERJALANAN

Setelah tergabung dan mendaftarkan diri,usang mengecek peserta yang akan mengikuti pendakian,ternyata ada sekitar 40 orang yang pasti ikut.Wah lumayan banyak juga ternyata yang ingin bergabung.

Keberangkatan usang dari Balikpapan menggunakan salah satu maskapai penerbangan lion yang disisipi cerita medebarkan.Usang berangkat dari balikpapan sekitar jam 10 pagi menuju Jakarta kemudian dilanjutkan menuju Padang.Di Jakarta sendiri usang transit kurang lebih selama 1 jam 45 menit kemudian menuju Padang.

Sesampainya di Padang cerita mendebarkan dimulai.berawal menunggu bagasi untuk mengambil carrier yang tak muncul setelah menunggu hampir 20 menit,usang mulai was was dan menanyakan ke salah satu security bandara.setelah di check,ternyata carrier usang yang masuk dalam bagasi ternyata salah mendarat ke Batam.Usang sempat panik karena usang harus segera mengejar teman teman yang lain untuk menuju Kayu Aro dan usang masih menunggu bagasi yang tertukar.

Setelah mengkonfirmasi ke pihak maskapai,akhirnya usang menunggu kurang lebih selama 2 jam hingga bagasi usang datang.Sedikit kecewa sih,sebab kenapa bisa bagasi berpindah dan salah masuk dan berbeda tujuan.

Akhirnya usang bersatu lagi,sekitar jam setengah 8 malam usang beranjak dari Bandara Padang.Ditengah perjalanan,usang bertemu dengan teman yang juga mengikuti pendakian bersama dari Samarinda dan Makassar bang Anto dan bang khafi.Kami bertiga bertemu lalu memutuskan menginap di salah satu penginapan di pinggiran kota.

Pertemuan yang tak disengaja membuat kami bisa lebih mengenal lagi dan saling bertukar informasi sebelum pendakian.Keesokan harinya kami mencari beberapa perlengkapan dan perbekalan logistik yang belum kami bawa.Setelah sarapan dan selesai mencari logistik kami menuju salah satu penyedia jasa travel menuju Kayu Aro.Biaya travel waktu itu kurang lebih sekitar Rp125.000 perorang.

Di saat saat kami menunggu keberangkatan,ada peserta lain yang baru datang dan langsung menghubungi kami,dia bernama Rangga dari Jakarta dan ikut berangkat menggunakan mobil travel dengan kami.

Keberangkatan dari Padang menuju Kayu Aro sekitar jam 2 siang dengan waktu perjalanan sekitar 7 jam.Perjalanan santai melintasi jalan yang berkelak kelok seperti ular dan cukup sempit untuk jalur lintas antar kota atau provinsi.Kami sempat singgah di danau Singkarak dan beberapa tempat destinasi yang lainya sebelum sampai menuju Kayu Aro sekitar jam 9 malam.

Sesampainya di Kayu Aro kami menginap di homestay Paiman,yang sebelumnya sudah kami booking jauh hari.Di homestay Paiman sangat terkenal bagi para pendaki yang akan melakukan pendakian ke Gunung Kerinci.Waktu itu hanya kelompok kami saja,karena cukup banyak peserta jadi para pendaki yang lain menginap di homestay yang lainya.

Menikmati pemandangan Gunung Kerinci


Keesokan harinya kami sarapan kemudian packing dan briefing untuk pendakian,setelah melengkapi Simaksi kemudian kami berangkat menuju pintu rimba yang melewati pos pemeriksaan.Kami diantar dengan sebuah mobil carry dengan beberapa kali antar jemput.

Jangan ditiru ya kalau naik diatas mobil


perjalanan yang melewati patung Macan dan melintasi kebun teh yang luas menjadi penyedap mata sebelum melintasi trek hutan hujan tropis khas Sumatra.Setelah semua sudah terkumpul kami berdoa dan mulai berjalan bersama dengan santai.Di Gunung Kerinci sendiri memliki beberapa Pos yaitu Pos1,Pos2,Pos3,shelter1,shelter2,dan shelter 3(biasa dijadikan tempat camp sebelum summit attack)


untuk jarak per posnya tidak terlalu jauh sekitar 45 menit sampai 1 jam,kecuali dari shelter 1 hingga menuju shelter 3 yang mempunyai jarak yang cukup panjang.Trek yang melewati vegetasi hutan yang lebat hingga menuju shelter 1.sebelum mencapai di shelter1 kami menyempatkan makan siang di pos3 atau "batu lumut".dari batu lumut kami menuju ke shelter1 dengan trek yang menanjak dan cukup terjal untuk menguras tenaga kami.

Akhirnya kami sampai di shelter 1 sekitar jam 3 sore,kami memutuskan untuk menginap di shelter1 karena lumayan banyak pendaki yang naik waktu itu,dengan jumlah yang banyak kami tidak ingin memaksakan karena untuk area camp sendiri tidak terlalu luas untuk di shelter 2 dan jika kami memaksakan menuju ke shelter 3 kemungkinan kami akan tiba malam.Dengan mempertimbangkan kemungkinan terburuk kami semua setuju untuk camp di shelter 1 selama 1 malam.

kondisi shelter 1 sendiri cukup luas dan cukup menampung kami semua.kondisi malam yang cukup dingin di shelter 1 membuat kami semakin akbrab dan mendekat di antara api ungun di salah satu sudut camp.Acara makan bersama ditambah dengan kabut malam yang merangkul kami untuk menjalin kebersamaan.Setelah selesai acara makan bersama dan ngopi,kami segera beristirahat untuk mengisi tenaga dan melanjutkan perjalanan esok hari ke shelter3.

suasana pagi di shelter 1

Pagi pagi kami sudah packing dan selesai breakfas,,setelah semua rapi dan dirasa sudah siap, dengan segera kami berdoa dan melanjutkan perjalanan.Kali ini treck pendakian sedikit mulai agak berbeda,kondisi mulai sedikit terbuka dan sesekali usang bisa melihat diantara celah celah pohon mengintip keatas puncak Kerinci.Aroma khas pegunungan mulai terendus saat menuju shelter2 dengan trek yang disuguhkan dari akar dan ranting pohon yang melintang dan juga jalan setapak yang mulai mengecil diantara rimbunya pohon menghimpit jalur.

Selfie dulu sebelum berangkat


Seakan akan ingin menghalangi kami untuk segera sampai dan bisa bersanding dengan atap Sumatra.perjalanan sekitar 1jam lebih atau mungkin 2 jam menuju shelter 2.Lupa lupa ingat soalnya hehe
Sesampainya di shelter2 kami beristirahat sejenak untuk mengisi air yang berada dibawah area camp shelter2 yang cukup sempit ini.Air disana yang tersedia tidaklah jernih,melainkan genangan air yang berada diantara bebatuan.Kami hanya mengambil air secukupnya untuk bekal minum di perjalanan menuju shelter3.
trek yang menguras tenaga


Perjalanan kali ini sangat berbeda,karena trek menuju shelter3 sangatlah menantang.Kita akan merayap layaknya Spiderman karena kita akan bergelantungan diantara ranting ranting yang melintang diantara jalur yang kecil dan ditengah tengahnya adalah jalur air jika sedang turun hujan.

jalur yang menghadang menuju shelter3

sedikit bergaya sambil istirahat

Tangan terasa lelah ketika terus berjuang melintas jalur menuju shelter3,dan jarak tempuh sekitar 2 jam ke arah basecamp di shelter3.kami sampai di area camp sekitar jam 4 sore.Segera kami membagi tugas seperti mendirikan tenda,mengambil air dan mempersiapkan alat masak untuk makan malam nanti.
Suasana sore di shelter3


Nah usang kebagian bertugas mengambil air ditemani bang Dimas salah satu teman dari Bogor.Area mata air cukup jauh turun kebawah ke sisi kanan camp.jalan licin berkerikil serta agak curam yang harus kami lewati.Cukup menguras tenaga hingga sampai di mata air,sesampainya disana usang dan bang Dimas mengisi botol botol yang kami bawa.

Mandi di ketinggian untuk pertama kali

Setelah selesai mengisi,kami berdua menyempatkan untuk mandi karena tergoda dengan kesegaran air yang seperti menghilangkan rasa dahaga hingga masuk kedalam tubuh.Ini adalah acara mandi tertinggi selama usang hidup,sebuah pengalaman yang tak bisa dilupakan.alah lebay sang

Merasa puas,kami segera mengeringkan badan dan segera kembali keatas karena kami sudah ditunggu karena air akan di gunakan untuk masak.Sesampainya di camp usang segera berganti pakaian dan ikut membantu memasak.Tapi setelah mandi tadi badan terasa penat sekali,mungkin karena efek perjalanan panjang dengan memikul beban yang cukup berat dan langsung terkena air dingin membuat badan langsung lelah seketika.

Acara masak masak sudah selesai,selanjutnya kami makan bersama dan minum segelas coklat panas dan kopi.Kembali kami berkumpul untuk merencanakan waktu untuk Summit Attack nanti malam.
Dengan keputusan bersama,kami melakukan Summit Attack jam 2 malam.

Briefing selesai dan kami kembali ke tenda masing masing untuk tidur dan beristirahat.Malam angin mulai menyerang tenda kami.memang tidak terlalu kencang,tapi cukup membuat badan kami bergaya melingkar seperti bayi.

suasana malam di shelter 3

Jam setengah 2 kami terbangun dan bersiap siap berganti dengan perlengkapan yang kami bawa.Memakai jacket Windproof,sarung tangan,kupluk,headlamp dan tentunya membawa daypack untuk perbekalan di sepanjang perjalanan naik dan turun nanti.

Jalur khas Gunung Vulcanic dengan bebatuan yang mendominasi diantara pasir dan beberapa tumbuhan seperti edelwies yang tersebar.Batas vegetasi terletak di shelter 3 dan selebihnya akan menemukan jalur berbabtu.

Kaki terus melangkah pelan serta menundukan kepala,berharap bisa melewati jalur yang terus menanjak.tak terasa usang telah mendekati puncak Gunung Kerinci.Diujung sana terlihat sinar dari Headlamp dari teman teman yang sudah dari tadi sampai.Usang tak tergesa gesa dan tak terburu buru karena setiap orang memiliki kekuatan masing masing.

Akhirnya setelah perjuangan cukup panjang usang sampai di bagian puncak Gunung Kerinci.Sekejap usang langsung bersiimpuh dan bersujud berdoa dan bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bisa menikmati keberhasilan hingga sejauh ini.Semua terbayar tuntas dilengkapi dengan sunrise yang begitu indah.

menikmati sunrise indah di atap Sumatra

Usang hanya duduk menikmati setiap detik ketika matahari mulai muncul merangsek ke atas permukaan.Hari mulai berubah terang dan usang tak ingin melewatkan moment ini dengan jepretan demi jepretan kamera.

sedikit narsis boleh ya

Sunrise yang menghangatkan

pengen ga dapat sunrise gini

Setelah beberapa kali mengabadikan foto,usang dan beberapa teman turun kembali ke camp untuk packing dan berniat turun menuju ke bawah.Kali ini perjalanan turun lebih cepat.Tapi usang lupa berapa lama hehe,karena masih sempat menikmati di dataran tepat di tugu yudha untuk mengirim doa agar ia tetap tenang di surga.




Sampai di camp kami mulai mengemasi tenda dan memasak sebelum turun kebawah.Tempat selesai makan siang sekitar jam 1 kami mulai bergegas jalan.cuaca yang mulai redup karena kabut mulai muncul diarea camp.


Dari shelter3 menuju Shelter2 cukup cepat perjalanan turun kami,sekitar 1 jam yang kami butuhkan.Dari shelter 2 menuju shelter 1 sekitar 2 jam perjalanan.Tak terasa saat di shelter 1 kami beristirahat cukup lama dan hari mulai gelap.Nah petaka akan segera terjadi.

Perjalanan dari shelter menuju pos 3 kami sedikit tersesat,seperti berjalanan berputar putar saja.Sampai magrib menjelang kami beru sampai di pos3.Dari pos 3 kami kembali tersesat bingung mencari jalur yang terdapat jejak kaki,karena jalur yang becek setelah gerimis membuat kami tidak bisa menandai dan melihat jalur dengan jelas.Sedikit panik dan mulai berfikir yang tidak tidak,tetapi kami terus berjalan hingga menuju pos2.Dari pos2 menuju pos1 kami rasakan perjalanan sangat lama,mungkin sekitar kurang lebih 2 jam.Dengan terus berdoa akhirnya kami keluar di pintu rimba sekitar jam 10 malam.Lalu kami di jemput dengan kendaraan hingga menuju Homestay Paiman.

Sebuah pendakian yang banyak terisi dengan cerita dan hal hal yang tak terduga.Tapi usang ingin kembali bersua dengan Gunung Kerinci yang menjadi Atap Sumatra
jadi siapa yang mau ke Gunung Kerinci?

Baca juga : 5 TIPS LIBURAN JANGKA PANJANG







Wednesday, April 12, 2017

Nikmatnya Sajian Nasi Kelapa Khas Ambon

"Desember 2016"
Perjalanan usang di penghujung akhir tahun 2016 sedang berada di Ambon,Maluku.Usang bersama Muklas dan Sena berada di Ambon kurang lebih sekitar 2 bulan.Sempat ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon dan donasi buku di Pulau seram,serta melakukan pendakian bersama ke Gunung Binaiya.Lalu selanjutnya hari hari kami banyak di habiskan di Ambon.
Ada salah satu makanan favorit usang diantara banyaknya kuliner yang ada di ambon.Salah satu nya adalah Nasi Kelapa.Pasti kalian sudah tidak asing dengan nama kuliner khas satu ini.ya nasi kelapa mirip dengan nasi Uduk yang berada di jawa atau di tempat lainya.
untuk dari bahan dasar pembuatan hampir sama,tapi ada yang membedakanya yaitu dalam proses pembuatanya yaitu menggunakan sambal kelapa.Sepertinya untuk membuat Nasi Kelapa susah suah gampang,ada tehnik khusus untuk bisa membuat Nasi Kelapa khas Ambon.
Nasi Kelapa berkolaborasi dengan colo colo dan ikan bakar

Cara Pembuatan : Nasi dikukus setengah matang lalu disirami santan pekat dan kemudian dikukus kembali. Nasi kelapa biasa disajikan dengan berbagai lauk seperti ikan bakar, sambal colo-colo, ikan asin, telur asin, dan gorengan jagung. Namun pendamping yang wajib adalah sejenis serundeng khas yang biasa disebut sambal kelapa.
perpaduan ikan dan nasi kelapa



Namun waktu lalu,usang menikmati Nasi Kelapa dengan Colo colo dan Ikan bakar.Perpaduan yang komplit masuk mengisi mulut.Tekstur nasi yang lembut di imbangi dengan kuah sambal colo colo yang asam,asin dan pedas serta ikan segar membuat siapa saja akan terus melahap bahkan bisa tambah lagi.haha ketahuan kalau rakus

menikmati hidangan bersama teman teman Ambon

Waktu itu usang menikmati Nasi Kelapa di daerah Batu Merah yang dimiliki oleh keluarga sahabat disana yang bernama abang Nyonyo bersama teman teman Ambon.Sajian makan malam menjadi semakin nikmat dalam suasana keakraban bersama mereka.Dan Ambon menjadi salah satu daerah untuk usang mencintai kuliner daerah dan memberanikan diri untuk mencoba makan ikan.(karena dulunya takut makan ikan) jika kalian berkunjung ke Ambon,sempatkanlah untuk mencoba nasi kelapa keluarga abang nyonyo.Dijamin rasa dan harganya bakal cocok untuk para pejalan yang suka kulineran di setiap daerah.
Jadi siapa yang tertarik untuk mencoba nya? Yuk ke Ambon

Tuesday, April 11, 2017

Tempat Wajib Jika Kalian Mengunjungi Pulau Sumba


Sebenarnya banyak tempat wisata bagus  yang ada di Indonesia,mulai dari laut,gunung,budaya,hingga cerita legenda di setiap daerahnya.Nah kali ini usang akan sedikit membagi Info tentang tempat wisata di Pulau Sumba yang bisa  jadi bahan tujuan wisata kalian.
Sebelum usang bahas,sudah ada yang tau dengan Pulau Sumba? Kali ini usang akan mengklarifikasi tentang keberadaan pulau tersebut.Kebanyakan orang salah mengartikan nama dan keberadaan Pulau Sumba dengan Pulau Sumba(wa).Jadi kalian harus benar benar fokus mendengar atau membaca lokasi pulau tersebut.

Lokasinya juga berbeda provinsi,jika Pulau Sumba(wa) berada di Nusa Tenggara Barat,dan Pulau Sumba terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.Jadi kalian sudah biasa membedakan dari keduanya bukan ? Ya, Pulau Sumba dan Pulau Sumba(wa) pakai kata wa.

Sekalian baca tentang : 5 TIPS LIBURAN JANGKA PANJANG

Baiklah,sekarang usang akan membahas tempat yang recomended jika kalian mengunjungi Sumba.

1.Sumba Barat Daya
Letak Sumba Barat Daya sendiri berada di ujung Pulau Sumba,kota yang terdekat dan akses mudah jika kalian menggunakan pesawat adalah Waikabubak dan Waitabula.Di Sumba Barat Daya memliki banyak lokasi wisata namun,belum usang jelajahi semuanya.nah sekarang akan usang tulis satu per satu ya.


Pantai Mbawana - atau bisa juga di sebut Pantai Batu Bolong sendiri berada di daerah Sumba Barat Daya,lokasi yang berada di selatan.Jika kalian menuju ke pantai ini membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 3 jam dari Sumba barat Waikabubak.Akses menuju ke Mbawana cukup menguras tenaga,karena di pertengahan kalian akan mendapati jalan yang tidak terlalu bagus dan berlubang.Jika kalian mengendarai motor mungkin bisa lebih efisien terhadap waktu.Tapi di pantai ini salah tempat untuk menikmati sunset indah di Sumba Barat Daya.biaya yang dibutuhkan disini adalah membayar parkir seikhlasnya kepada warga yang menjaga.Saran,jika mengunjungi pantai ini diusahakan lebih dari 2 orang,karena daerah yang masih sepi dan untuk berjaga jaga di perjalanan.
Sunset di Pantai Batu Bolong

pemandangan pantai Batu Bolong dari atas Tanjung
Selain Mbawana,kalian juga bisa mengunjungi beberapa destinasi wisata di daerah Sumba Barat Daya selama 1 hari penuh.Seperti,Weekuri,Pantai Mandorak,dan Kampung Adat Ratenggaro karena kebetulan letak tempat wisata tersebut satu arah dan jaraknya tidak terlalu jauh.




Danau Weekuri/Weekuri Lagoon
Weekuri Danau ini sebenarnya bukan danau asli dengan air alami,melainkan terjadinya proses air laut yang masuk dari celah celah karang.Karena letak danau Weekuri sendiri berbatasan dengan laut lepas.Airnya sendiri berasa asin dan pasang surutnya mengikuti air laut yang masuk mengisinya.Namun sekarang Weekuri tidak seperti gambar diatas,karena sekarang sudah mempunyai papan loncat serta pondok pondok beton dan jalanan sudah mulus di semen.Berbeda dengan dulu yang masih melintasi jalan setapak dan masih rimbun.Biaya yang dikeluarkan saat mengunjungi wisata ini cukuplah murah,hanya membayar uang parkir kepada penjaganya dengan nominal yang wajar.

Weekuri yang sekilas terlihat berbentuk Hati




Pantai Mandorak - berjarak tidak jauh dengan Weekuri sekitar kurang lebih 15 menit menuju pantai ini.Pantai ini juga memiliki keunikan tersendiri,posisi pantai yang tersembunyi di antara karang yang membentuk seperti benteng layak menjadi destinasi kalian jika berkunjung ke Sumba Barat Daya.Di pantai ini terdapat sebuah vila kecil yang dimiliki oleh orang asing tapi ia memperbolehkan kita masuk untuk mengunjunginya.Biaya disini juga tidak terlalu besar,cukup dengan membayar parkir kepada penjaganya yang terdapat di pintu masuk.

sumba
Pantai Mandorak yang sangat unik dengan karang yang menyembunyikanya




Kampung Adat Ratenggaro
Kampung ini memiliki keunikan pada rumah adat (Uma Kelada) dengan menara yang menjulang tinggi mencapai 15 meter, berbeda dengan rumah - rumah adat di kampung lainnya yang tinggi menaranya hanya mencapai 8 meter. Ratenggaro yang berarti Kubur Garo ini menjadi terkenal karena adanya 304 buah kubur batu dan 3 diantaranya berbentuk unik yang terletak dipinggir laut dan merupakan kuburan bersejarah. Masyarakat dikampung ini masih mempraktekkan tradisi Marapu dan adat istiadat peninggalan leluhur seperti kampung kampung lain pada umumnya yang ada di kabupaten Sumba Barat Daya.Lokasi Kampung adat Ratenggaro berdekatan dengan  kampung Wainyapu yang juga terletak di pinggir pantai dan muara sungai Waiha dengan bentangan pantai berpasir putih yang panjang.
Suasana di kampung adat Ratenggaro photo by partner : @Zindan_Habsy







2.Sumba Barat

Air terjun Lapoppu
Air terjun ini terletak di daerah Sumba Barat,lokasinya yang tidak jauh dari kota Waikabubak menjadi salah satu destinasi yang patut kalian kunjungi jika sedang berlibur di Sumba.Air yang berwarna biru tosca membuat siapa saja akan betah berlama lama untuk mandi dan menikmati suasana yang begitu tenang.akses menuju ke air terjun Lapoppu tidak terlalu sulit,perjalanan menggunakan motor ataupun mobil sekitar kurang lebih 1 jam dari Waikabubak Sumba Barat.Selain Air terjun Lapoppu,kalian juga bisa mengunjungi destinasi lainya dalam 1 hari seperti : Air terjun Matayangu,Pantai lai liang,Pantai kerewei,lapangan Pasola Lamboya
Lapoppu dengan segala keindahanya

Pantai Lailiang
Letaknya ada di Desa Baliloku, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat,kurang lebih sekitar 60 menit perjalanan dari Waikabubak.Kalian bisa menggunakan motor atau mobil untuk mencapai pantai ini. 
Kondisi jalan yang cukup sempit namun memiliki permukaan aspal yang halus membuat perjalanan ke pantai ini tenang dan lumayan sepi pengunjung.

Pantai ini diapit oleh dua tebing yang besar, pasirnya putih dan airnya masih bersih dari sampah. Ombaknya tidak terlalu besar sehingga bisa dipakai untuk bermain air di pesisirnya. 

Pantai ini sangat cocok untuk bersantai menikmati keindahan alam dengan suara ombak yang tiada henti. Pantai lailiang menyuguhkan gradasi warna langit dengan hisasan awan menggsungguh memanjakan mata bagi siapa saja yang datang.Sumba menyimpan banyak keindahan yang tersembunyi.


ketenangan di pantai Lailiang




Pantai Kerewei
Pantai berpasir putih ini merupakan tempat penyelenggaraan upacara adat Kako Male, sesaat menjelang Pasola lamboya. Berlokasi di Kecamatan Lamboya. Kondisi jalan menuju lokasi berupa jalan aspal dengan kondisi baik. Moda transportasi umum yang. Tersedia menjangkau lokasi ini namun kebanyakan wisatawan lebih memilih jasa rentcar.
Belum tersedia warung makan di lokasi obyek wisata sehingga disarankan jika kalian akan mengunjungi pantai ini usahakan membawa makanan sendiri ya.hehe
Di lokasi pantai juga tidak ada fasilitas penginapan sehingga pengunjung sebaiknya menginap di pusat kota Waikabubak yang tersedia banyak pilihan fasilitas hotel yang ada di kota Waikabubak
Menikmati Pantai Kerewei dari atas







3.Sumba Tengah
Jika kalian mengunjungi daerah Sumba Tengah kalian bisa mengunjungi beberapa tempat yang bisa jadi pilihan jika berkunjung ke Pulau Sumba.pertama tama kalian akan melewati Taman Nasional Tana Daru,disana terdapat savana yang cukup luas dan kalian bisa menikmati suasana alam terbuka dengan tenang.Setelah dari Taman Nasional sekitar 1 jam kalian akan bertemu pantai(pantai di Sumba Tengah belum usang kunjungi jadi tidak bisa kasih liat gambarnya)tapi jika kalian berada di Taman Nasional Tana Daru,kalian bisa melihat dari kejauhan bentuk pantai yang sepi dan jarang di kunjungi oleh wisatawan

lanskap kawasan Taman Nasional Tana Daru,Karya Jepretan dari sahabat : @Zindan_habsy



4.Sumba Timur

Nah di Sumba Timur ini ada beberapa tempat yang mungkin bisa kalian kunjungi dengan waktu yang lumayan.kenapa lumayan,karena jarak dari lokasi wisatanya cukup jauh dan berbeda arah makanya jika kalian berkunjung ke Sumba Timur alangkah baiknya menyediakan waktu beberapa hari tambahan jika ingin mendapatkan banyak tempat wisata di Sumba Timur.Tempat di Sumba Timur yang paling mudah di kunjungi adalah Wairinding.


Wairinding
Tidak sulit untuk mencapai Bukit Wairinding,dengan berjalan menaiki tanjakan tidak terlalu tinggi kalian sudah bisa menikmatinya bersama sahabat atau teman perjalanan.Selain itu masih ada beberap destinasi lagi yang bisa kalian kunjungi seperti Pantai Walakiri,Air terjung Waimarang,Air terjun Tanggedu,Tarimbang.Dari beberapa tempat wisata di Sumba Timur rata rata memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan,itu waktu untuk jarak tempuh menuju ke air terjun dan beberapa tempat yang lainya.

ya bukit yang sangat hits  membuat siapapun orang akan terkesima melihat keindahanya.Akses dari kota Waingapu sendiri cukup gampang,dengan menggunakan motor kurang lebih 40 menit ke arah barat di jalan antar kota kalian sudah bisa mengunjunginya dengan patokan ada sebuah rumah yang berjualan terletak di tikungan tajam,nah di belakang rumah itu Wairinding berada.

keceriaan bersama adik adik di bukit Wairinding







Pantai Walakiri
Pantai Walakiri adalah salah satu pantai indah di Sumba Timur dengan ciri khas pantai di Sumba yang cenderung tenang, landai dengan hamparan pasir putihnya. Berada tak jauh dari pusat Kota Waingapu yaitu sekitar 24 km dan dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan, akses menuju Walakiri sangatlah mudah yaitu berada tak jauh dari jalan raya menuju arah Melolo.Kalian dapat menyewa motor/ mobil dari Waingapu untuk menuju ke Walakiri karena sedikit susah untuk mencari transportasi umum di kota di Sumba.
cukup banyak dikunjung oleh wisatawan baik dari dalam kota maupun luar kota, tak ada tarif yang dikenakan oleh warga setempat untuk mengunjungi pantai indah ini,biaya seikhlasnya.Di tambah lagi setelah Mira Lesmana yang memproduseri film Pendekar Tongkat Emas memperkenalkan pantai Walakiri lewat akun instagramnya.Walakiri pun semakin banyak yang mengunjunginya.Walakiri memiliki pohon bakau yang unik dengan hamparan pasir putih dihiasi susunan pohon kelapa yang melengkapi suasana tenang dan nyaman bagi para pengunjung berjalan menyusuri pantai.
Walakiri ini terbilang pantai yang sangat unik dan merupakan spot yang paling tepat untuk menunggu matahari terbenam.karena sajian pohon bakaunya yang membentuk siluet dengan bentuk berkelak kelok seperti orang berdansa dibalut dengan grasi langit yang berwarna orange menjadi pembeda dari setiap pantai yang ada di Sumba.Jadi kapan kalian mau membuktikanya sendiri? eits,Jangan lupa siapkan kamera kalian untuk mengabadikan momen tersebut.
Sunset yang khas dari pantai Walakiri photo dari partner : @Zindan_Habsy



Air Terjun Tanggedu
Perjalanan memakan waktu hampir 3 jam lamanya, Melewati jalan yang kosong hingga menaiki bukit yang indah, Kuda kuda liar berlarian bebas tanpa ada beban dan langit seakan akan berada di atas kepala karena hampir tidak ada satupun awan yang menghiasi hanya warna biru yang cerah sejauh mata memandang.
Kami pun sampai di tempat penyimpanan motor, karena kami harus trekking lagi sebelum sampai di air terjun. Trekking kurang lebih 1 jam melintasi savana dan perkampungan kecil yang berada disana menaiki bukit, turunan terjal dan melintasi sungai kecil.

Dan akhirnya kami sampai di air terjun, warna air biru tosca, air dari kanan dan kiri mengalir, dan batu berwarna putih yang menjadi lanskap indah terpampang di mata menikmati air terjun dengan duduk dan mengobrol adalah hal yang paling sering kami lakukan.

Keindahaan air terjun Tanggedu





Pantai Tarimbang

Hamparan pasir putihnya yang begitu luas dan sangat halus dibalut kombinasi warna air laut yang biru menjadi suguhan yang sangat cantik dan mempesona siapapun yang mengununginya.Sekilas Pantai Tarimbang ini terlihat seperti sebuah teluk yang diapit oleh dua buah tebing di kedua sisinya.Bukan itu saja,pantai ini juga dikelilingi oleh perbukitan hijau yang membuat suasana di sekitar menjadi semakin lengkap keindahannya.

Akses Menuju Pantai Tarimbang Ada 2 alternatif untuk menuju Pantai Tarimbang yaitu via Sumba Barat (Waikabubak) atau dari Sumba Timur (Waingapu. Untuk keduanya baik Waikabubak dan Waingapu, sudah terdapat banyak maskapai penerbangan yang melayani penerbangan ke kedua kota ini dengan transit terlebih dahulu di Bali. Dari Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, jarak Pantai Tarimbang sekitar 89 km. Bagi kalian yang memulai perjalanan dari Waingapu, sebelumnya dapat menyewa kendaraan baik motor ataupun mobil dikarenakan belum terdapatnya transportasi umum menuju kawasan Tarimbang.Apabila memulai perjalanan dari Waingapu maka tujuan kita adalah mengikuti jalur lintas Sumba menuju baratnya Sumba Waikabubak. Kurang lebih 10 km dari pusat Kota Waingapu pengunjung akan melintasi batas Waingapu yang ditandai dengan patung kuda di sisi kanan dan kiri jalannya. Perjalanan dari batas kota masih terbilang cukup jauh, Anda akan melintasi jalur trans Sumba yang beraspal halus namun berkelok-kelok seperti huruf “S”. Di tengah perjalanan Anda akan melewati kawasan Bukit Wairinding yang menandakan bahwa perjalanan cukup jauh sekitar 1/4 menuju pantai.Kira kira 50km jaraknya dari Waingapu terdapat sebuah pertigaan yang biasa disebut Simpang Praipaha. Dari simpang itu, perhatikan jalan ke kiri sesuai dengan papan petunjuk jalan yang bertuliskan Tarimbang.

Pantai Tarimbang yang menenangkan akan kesunyianya Photo by partner : @Zindan_Habsy





Sebenarnya masih banyak Destinasi yang bisa dikunjungi di Pulau Sumba,karena ini destinasi yang pernah usang kunjungi saat mengunjungi Sumba,semoga tempat wisata ini bisa berguna buat teman teman yang ingin berlibur dan bingung akan tempat wisata yang akan di kunjungi.
Untuk tempat penyewaan kendaraan,yang usang tau hanya mobil rental yang banyak tersedia,untuk penyewaan kendaraan motor masih sangat jarang.Kalau rental mobil biayanya sekitar dari Rp500.000 hingga 600.000 perhari(info terakhir februari 2017) saat menghadiri acara adat Pasola untuk yang kedua kalinya.Untuk biaya sewa motor sekitar Rp100.000-Rp150.000 perharinya.

Kalau usang sendiri saat berada di Sumba banyak menggunakan motor,karena kebetulan menginap di rumah keluarga angkat.Jadi untuk mengunungi tempat tempat wisata lebih enak dan cepat.heheheh

Untuk masalah penginapan,di seluruh daerah yang ada di Sumba sudah banyak penginapan yang tersedia.Harga yang ditawarkan cukup relatif,dari yang harga Rp150.000 hingga puluhan juta juga ada seperti Nihiwatu.haha ga punya duit kalau buat nginap disana hahah

bermain bersama kuda liar di matawai Sumba timur

Mungkin seperti itulah pembahasan Tempat Wajib,Jika Kalian Mengunjungi Pulau Sumba.kurang lebihnya informasi tentang tempat wisata ini mohon dimaafkan ya.
Jika ada yang kurang mohon di komen ya,semoga pembahasan tentang tempat wisata di sumba ini bisa jadi referensi kalian jika mengujungi Pulau Sumba.

jangan lupa jika bermanfaat di share ya
Terima Kasih

baca juga ya : CATATAN BULAN KE12 - PASANG SURUTNYA TANTANGAN,ANTARA ISTIRAHAT SEJENAK ATAU TERUS BERGERAK


Featured Post

Berdamai Hidup Di Ambon,Mereka bukan Preman!

Kisah perjalanan usang ketika menuju Ambon dengan berbagai pelajaran mengisi setiap detiknya dan banyak di isi drama dan hal hal yang ta...