Tentang Sebuah Kejujuran



Apakah salah jika kejujuran dengan gamblang ditunjunkan. Seperti halnya dengan bacaan yang disukai,banyak cerita perjalanan bertebaran saling beradu menunjukan pengalaman mengunjungi tempat-tempat indah dan tempat jarang terjamah. Jujur aku iri dengan mereka yang mampu menceritakan pengalaman perjalanannya begitu menarik.

Terkadang,aku berlama-lama menghabiskan waktu berselancar mengunjungi blog satu ke blog lainya untuk membaca cerita pengalamanya. Tapi,entah mengapa dari sekian banyak blog yang bagus dan keren tentang perjalanan sangat sulit mendapatkan tempat dihatiku.
Bukan aku yang patut untuk menentukan blog mana yang bagus serta mempunyai cerita perjalanan yang menarik. Tentu saja semua cerita memiliki pembacanya masing masing, dan setiap cerita akan menemukan penikmatnya sendiri.


Harus ku akui beberapa blog sering ku kunjungi dan ku intip secara diam-diam. Kubaca setiap cerita perjalananya. Terkadang,perlu berulang-ulang kali membaca sehingga aku paham dan berani meninggalkan sebuah komentar atas kekagumanku terhadap cerita mereka. Semua cerita yang mereka tulis, menginspirasiku untuk terus melakukan perjalanan dan menuliskan ceritaku sendiri tentunya. Sekarang akan aku tuliskan tentang sebuah kejujuran dan kekaguman ranselusang kepada blog yang patut kalian baca. Semoga kalian bisa suka dan sependapat juga,atau kalian mempunyai kesukaan masing-masing.

Tapi alangkah baiknya kalian mengunjungi blog berikut ini :


Tak sengaja aku mengetahuinya dari kumpulan blog yang merefensikan blog kesukaanya. Bernama Ary Amhir si pemilik rumah othervisions dengan menuliskan tagline there's a life beyond our life,so go out there.Ia mampu menceritakan sisi lain kehidupan yang jarang di perhatikan oleh wisatawan sebagai pembelajaran tentang kehidupan. Kadang juga ia tak melulu bercerita tentang perjalanan,ia mampu menyadarkan bagaimana hidup harus lebih peka dan berguna bagi sesama.




Seorang pria bule dari California berkeliling dunia menggunakan sepeda. Pertemuan tak sengaja dan sempat menginap dirumah ketika aku masih bekerja di Sangatta Kalimantan Timur. Bernama Julian Wong yang melakukan perjalanan menggunakan sepeda sejauh 20.000 km membawa abu ayahnya ke kampung halamannya di China selatan. Dia sempat berucap selama ia hidup,ia telah melalui tantangan atau ketidaknyamanan yang membuat ia sadar dan bersyukur atas setiap nafas hidupnya. Tanpa kesulitan ia untuk tidur, dan melupakan apa hadiah yang ia miliki.



Blog ini juga tak sengaja aku dapatkan ketika mengintip disalah satu blog yang ceritanya kusukai. Bernama Husni Mubarak Zainal seorang dokter yang bertugas di Afrika. Ia menulis di rumah perjalananya A Border that Breaks mampu bercerita dan mengajak pembacanya ikut merasakan setiap kejadian yang dituliskan nya. Salah satu kutipan tulisan yang aku sukai adalah "Dan untuk beberapa hal tertentu, jarak dan waktu mengekalkan kenangan"




Guri Ridola, pria berdarah padang ini memulai perjalanan sejak 1 januari 2015. Banyak cerita tentang perjalanan seperti menumpang,kehilangan barang hingga menuju ke tempat tempat yang jarang dikunjungi. Ia begitu piawai merangkai kata hingga menjadi cerita yang asyik di baca. Selain itu aku juga berkesempatan jalan bersama dari Labuan Bajo menuju Sumba untuk menghadiri acara adat Pasola tahun lalu. Namun,sekarang ia sedang  fokus menyelesaikan cerita perjalanannya ke dalam sebuah buku yang sedang di rampungkan nya. Semoga aku bisa membaca cerita perjalananmu uda.




Pria ini mampu menceritakan perjalanan nya sangat sederhana dan nyaman mengikuti alur ceritanya. Bernama Yofangga dengan rumah berjalanya thelostraveler mampu menyita waktuku untuk betah membaca ceritanya berlama-lama. Ia selalu menghadirkan sosok manusia disetiap ceritanya,karena akan terasa hambar dan biasa saja jika tidak ada manusia sebagai aktor cerita perjalananya. Tulisannya membuatku merenungi dan menyadarkan tentang perjalanan yang sedang ku geluti ini.



Aku mungkin tidak piawai menulis dan bercerita, tapi aku ingin belajar agar bisa bercerita seperti mereka. Apakah aku terlalu berlebihan?, tapi jika kalian membacanya pasti akan sependapat denganku.  Seperti itulah tentang sebuah kejujuran dan kekagumanku terhadap cerita mereka masing masing.

selamat membaca

10 comments:

  1. tandai dulu buat berkunjung satu per satu.

    ReplyDelete
  2. "Aku mungkin tidak piawai menulis dan bercerita"
    Duhh mas padahal aku selalu betah berlama2 di blog ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah menyempatkan waktu membaca, makasih juga atas saran dan kritiknya ya

      Delete
  3. Mantap sharenya gan ane catet dulu, gaya berbeda cara berbeda dapet pandangan baru nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bang, masih perlu banyak belajar agar bisa menulis dengan benar

      Delete

Powered by Blogger.