Cicipi Ketan Bubuk Tak lekang Oleh Zaman di Banyuwangi

Selama seminggu ini aku selalu berusaha bangun pagi – pagi. Bukan perihal untuk bekerja, (orang pengangguran kok kerja) tapi untuk menyempatkan mengunjungi tempat dimana aku bisa melampiaskan kerinduanku terhadap salah satu panganan yang jarang kutemui di perjalanan.

Di Kalisetail, Sempu, Banyuwangi dulu saat aku masih anak – anak sering menikmati kuliner ketan bubuk ini. Namun setelah aku hidup di Kalimantan Timur, dan kemudian aku menjadi perantau jalanan seperti sekarang. Tak pernah mulutku di manjakan oleh nikmatnya ketan bubuk yang tak lekang oleh zaman.


Setiap pagi aku selalu menyempatkan untuk berkunjung sekaligus mengawali hari dengan mengisi perut dengan ketan bubuk. Kuliner ketan bubuk ini terbuat dari bahan dasar beras ketan dan diatasnya ditaburi dengan parutan kelapa, plus bubuk kedelai.



Sensasi ketika didalam mulut, rasa ketan yang begitu gurih dan manis dan asin. Perpaduan dari parutan kelapa dan bubuk kedelai langsung memanjakan mulut. Tak tanggung – tanggung, kadang  di setiap kesempatan aku sering lupa diri hingga menambah 1 porsi lagi untuk melampiaskan kelezatan nya. Apalagi di sempurnakan dengan secangkir kopi hitam atau teh hangat, pagimu akan terasa bercahaya walau sedang mendung. Terlalu lebay hahaha


Tak jarang juga, makan ketan bubuknya pun ku gandeng dengan gorengan seperti pisang goreng. Benar – benar kenikmatan ganda. Dari segi harga gimana ? Tenang tidak usah khawatir. Harganya percaya ga ? Aku bisikin ya. Satu porsi ketan bubuk ini di bandro denganl Rp4.000/porsi ditambah secangkir kopi seharga Rp2.000/gelas. Rasa begitu nikmat dengan harga bersahabat banget kan.




Ketan bubuk biasanya juga di santap saat malam hari. Orang – orang Banyuwangi kerap menikmati saat berkumpul atau nongkrong sembari mengantar hari hingga larut malam. Namun sekarang lokasinya pun telah berpindah. Warung ketan bubuk ini berada di depan Stasiun Kalisetail dan berada tepat di pinggir jalan. Sehingga tak sulit untuk menemukannya.




Bagi kalian yang sedang berlibur ke Banyuwangi tak ada salahnya untuk mencicipi kuliner melegenda satu ini. Tidak usah takut bakal kesusahan untuk mencari. Sebab, di setiap sudut kota Banyuwangi kalian bisa dengan mudah menemukannya.


Sangat sayang bukan, jika sudah berada di banyuwangi namun tak mencicipi kenikmatan ketan bubuk yang tak lekang oleh zaman. Semoga tulisan ini bermanfaat dan selamat berburu dan mencoba ya 

8 comments:

  1. Wah ini di tempat nenek (Klaten) juga masih ada buanyaak bung.. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap ternyata di Klaten juga ada ya mas. Nanti harus cobain yang disana juga. Pasti punya citarasa yang berbeda

      Delete
  2. Kemarin mama mertua br dari banyuwangi, dan cerita kalo banyuwangi makanannya enak2 :D. Aku sampe pengen dtg ksanaa.. Ini kebayang sih gurih manisnya ketan pake bubuk begitu. Di kampungku, ketan juga banyak dikreasiin soalnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya beberapa kuliner di Banyuwangi menggoda lidah dan unik. Ternyata di kampung halamanya juga banyak olahan dari ketan ya? Mesti bertandang kesana nih

      Delete
  3. Aaaaakkk muantep dehh
    Jadi pengen coba sendiri deh rasa versatile nya yang abadi itu huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo main ke Banyuwangi ga ada salahnya untuk mencoba ketan bubuk. meskipun di beberapa daerah juga ada, namun di Banyuwangi memliki cita rasa khas tersendiri

      Delete
  4. Ah saya tau makanan ini. Suka!
    Dan ntah kenapa yang jualan (yang saya temui) selalu generasi tua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju, ketan bubuk memang enak banget
      nah itu juga jadi pertanyaan. mungkin generasi muda mulai tak tertarik untuk melestarikan kuliner traditional seperti ketan bubuk ini

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar untuk memberi semangat terus menulis.

Tunggu aku berkunjung ke Rumah berjalanmu.
Barangkali kita akan bertemu di Dunia Nyata dan Berbagi cerita

Jika Bermanfaat silahkan di bagikan

Salam Hangat
Ranselusang

Powered by Blogger.