Menikmati Keindahan Taman Laut Olele


Hari sangat cerah, berlatarkan biru langit bersih tanpa awan. Perjalanan pagi itu telah kami putuskan hari sebelumnya untuk mengunjungi Taman Laut Olele. Aku bersama Ruri ingin menikmati wisata bawah laut. Bukan untuk diving, melainkkan snokeling. Sebab diantara kami bukan penyelam handal, jadi belum mampu untuk memiliki sertifikat menyelam.

Kami berdua berangkat dengan mengendarai motor yang kami dapat darj penyewaan di hotel. Perjalanan melewati bukit, dan pesisir pantai menjadi waktu tak begitu terasa berlalu. Jarak yang kami tempuh kurang lebih sekitar 20Km dari pusat kota menuju pantai Olele wilayah Kabila Bonge, Bone Bolango, Gorontalo.

Akhirnya stelah kurang lebih 45 menit berkendara santai, kami tiba di pintu gerbang yang menuju desa Olele. Cukup mudah ternyata menemukan lokasi Wisata Nasional Taman Laut Olele. Setelah dari gerbang utama, kemudian kami masuk sekitar 2 sampai 3 Km menuju desa Olele. Jalan sedikit berlubang dan agak bergelombang. Wajar, karena bukan jalan utama.

Beberapa menit kemudian, kami sampai di pantai Olele. Kebetulan hari libur maka cukup banyak pengunjung yang terlihat memenuhi bibir pantai. Dari kejauhan terlihat kapal bersusun dan beberapa pengunjung yang akan berangkat untuk snorkeling.

Setelah sampai di parkiran, aku mencoba untuk mencari petugas yang mengelola wisata, namun tak ada satu pun yang kulihat. Hanya saja warga setempat mencoba menawarkan jasanya seperti menyewakan alat snorkeling dan kapal untuj menuju lokasi snorkeling.

Aku mencoba bertanya kepada warga dimana kami bisa menyewa alat snorkeling. Mereka menyambutku dengan ramah dan mewarkan alat yang mereka punya. Bukan itu saja, mereka juga menawarkan kepada kami kapal untuk di pakai menuju lokasi snorkeling.

Setelah bernegosiasi, akhirnya kami mendapat alat snorkeling dengan harga Rp50.000 per set dan sewa kapal Rp200.000 untuk sepuasnya selama snorkeling. Cukup murah bagiku, dan aku sendiri tidak ingin menawar terlalu murah, sebab itu adalah usaha warga dalam mengelola Wisata Taman Laut Olele.

Alat snorkeling dan kapal telah kami dapatkan, kemudian kami bergegas mengganti pakaian di salah satu rumah warga yang kami sewa alat dan kapalnya. Ternyata, menuju lokasi snorkeling tidak terlalu jauh, sekitar 15 menit kami tiba di lokasi. Ruri yang sudah tidak sabar untuk segera terjun memintaku untuk mengambil alat snorkeling.

Beberapa menit beradaptasi dengan air, Ruri turun terlebih dahulu. Sedangkan aku masih melihat sekitar dan menikmati aroma laut yang telah lama tak ku hendus. Sejurus dengan Ruri, setelah badanku telah beradaptasi dengan air laut, aku segera terjun dan menemani Ruri menikmati keindahan Taman Laut Olele.





Mataku benar – benar disuguhkan keindahan bawah laut Olele. Mulai dari ikan kecil hingga besar berenang bersamaku. Karang yang sehat dan terjaga membuatku terkesima. Sudah lama rasanya aku tidak melihat keindahan bawah laut.




Konon Taman Laut Olele mempunyai kekhasan tersendiri dibandingkan dengan taman laut di daerah lain yang juga sama terkenalnya. Seperti Taman Laut Bunaken atau Taman Laut di Kepulauan Togean. Bahkan Taman Laut Olele ini lebih alami dibanding kedua taman laut diatas. Pantas saja para penyelam profesional dari berbagai daerah maupun dunia selalu datang ke Olele untuk menikmati keindahannya.

Beberapa jam telah berlalu tanpa terasa, karena terlalu asyik menikmati keindahan Taman Laut Olele. Matahari pun telah bergeser ke arah barat dan hari semakin sore. Kami pun terpaksa untuk segera menyudahi snorkeling. Kemudian kami langsung kembali ke bibir pantai untuk membilas badan dan berganti pakaian.

Menurutku Wisata Taman Laut Olele sangat cocok untuk para backpacker. Selain keindahan dan suasana yang begitu alami, dari segi harga pun masih tergolong terjangkau untuk siapapun yang ingin berwisata ke Olele.



Perlu dicatat, di Olele tidak terlalu banyak fasilitas untuk berwisata. Fasilitas yang ada di Olele kebanyakan di kelola oleh warga. Jika saat ramai jadi jangan heran jika setelah selesai snorkeling kalian harus sabar mengantri untuk membilas badan dan berganti pakaian.

Selain itu di pantai Olele masih dalam tahap pengembangan, di sekitar pantai Olele belum terdapat adanya penginapan untuk para pengunjung. Tapi kalian tidak perlu khawatir, kalian bisa menginap di rumah – rumah warga dengan harga bisa kalian tanyakan langsung atau bernegosiasi untuk bisa menginap di sekitar pantai Olele.

Tips jika kalian berwisata ke Taman Laut Olele 
  • Berhati – hati dengan sengatan dari ubur – ubur. Bentuk dan ukuran nya yang sangat kecil kadang tidak terlihat ketika kalian sedang menikmati keindahan bawah laut Olele. 
  • Jika berkunjung, usahakan datang pada saat bulan Februari – April. Jika beruntung, kalian dapat berjumpa dengan Lumba – lumba yang menemani kalian saat menyelam di Olele.
Semoga di lain waktu bisa menikmati keindahan Taman Laut Olele kembali. Aku sendiri masih sangat penasaran untuk bisa lebih dalam dan menemukan keindahan yang lainya. Semoga cerits dan pengalaman ini bisa bermanfaat untuk kalian yang ingin berwisata ke Gorontalo atau mengunjungi Taman Laut Olele.

Tabik! 

8 comments:

  1. Aku baca judulnya taman lalu lele... 😭
    mataku siwer baru bangun.
    Duh gemes liat foto2nya.
    Bagus banget, semoga jauh
    dari tangan2 usil tetap lestari.
    Sayang banget kalo sampe rusak.
    keren banget! 😛

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astaga kak baru bangun langsung baca tulisan ga karuan gini heheh
      Tapi makasih dan salam kenal ya

      Taman laut olele salah satu spot diving terbaik di indonesia. Jadi ga ada salahnya kita turut menjaga kelestarian nya

      Delete
  2. Replies
    1. Indah sekali, sampai sampai betah di dalam air gamau keluar kak

      Delete
  3. Kalau kaka main di Gorontalo kaka harus coba ke pantai sogu, private place gitu kalau kesana, karna emang bener bener masih alami, toilet harus jalan kaki ke rumah warga yang yaa lumayan, tapi untuk pantai nya? Ga nyesel deh pernah nyobain, best banget, by the way sekedar ngingetin karna emang bener bener alami jangan berharap ada fasilitas apapun, karna listrik aja ga ada apa lagi signal hahaha

    Selamat mencoba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astaga, aku ga tau kak, doalnya kemarin itu banyak main di Lomboto aja. Perlu di catet ni kalo main ke gorontalo lagi.

      Makasih sudah berkunjung, salam kenal :)

      Delete
  4. Kiranya dari pantai sampai titik main snorkeling berapa lama waktunya?
    Sewa kapal harga segitu ya murah sih, apalagi kalo dibuat share cost heheh.

    Sayang gak ada foto pantainya mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga terlalu jauh kok sebenarnya dari pantai spot pertama, bisa juga di tempuh dengan berjalan kaki. kalo untuk spot kedua barulah lumayan jauh

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar untuk memberi semangat terus menulis.

Tunggu aku berkunjung ke Rumah berjalanmu.
Barangkali kita akan bertemu di Dunia Nyata dan Berbagi cerita

Jika Bermanfaat silahkan di bagikan

Salam Hangat
Ranselusang

Powered by Blogger.