Tips dan Itinerary Pendakian ke Gunung Binaiya.


Tips dan Itinerary Pendakian ke Gunung Binaiya.

Beberapa hari ini banyak sekali pertanyaan tiba - tiba masuk ke kotak pesan. Entah itu melaui email atau jejaring sosial media. Kebanyakan yang masuk adalah pertanyaan tentang rencana perjalanan dan pendakian. Namun pada postingan ini aku akan mencoba berbagi tentang Tips dan Itinerary Pendakian ke Gunung Binaiya.

Berkat pengalaman yang begitu luar biasa dan tak mungkin bisa di lupakan, tentang pertempuran ku bersama teman - teman di Gunung Binaiya selama 8 hari. Tenang saja, pendakian 8 hari yang pernah kulalui dengan ritme sangat santai sekali. Jadi tidak bisa menjadi acuan kalian pendakian kalian nanti. Sebelum membahas lebih lanjut, aku akan menjelaskan tentang beberapa jalur  yang ada di Gunung Binaiya.

Sedikit Informasi, Gunung Binaiya adalah gunung tertinggi di Kepulauan Maluku. Kepulauan ini di kelompokkan sebagai kepulauan utama. Kemudian Gunung Binaiya termasuk dalam Seven Summit Indonesia dengan ketinggian 3027MDPL. Gunung Binaiya terletak di wilayah Kabupaten maluku Tengah. Gunung Binaiya membentang di Pulau Seram dan merupakan wilayah Taman Nasional Manusela yang mempunyai luas sekitar 189.000 hektar, atau sekitar 20% wilayah di Pulau Seram. Gunung Binaiya juga dikenal dengan sebutan nama “ Mutiara Nusa Ina”. Mungkin cerita tentang sebutan atau nama lain Pulau Seram akan di buat di postingan lain.



Gunun Binaiya memiliki 3 jalur yang dapat dilewati, jalur Huaulu di utara, Jalur Mosso di selatan dan jalur Piliana yang juga di selatan. Dari ke-3 jalur tersebut mempunyai karakteristik sendiri, serta jarak tempuh dan durasi waktu pendakian yang berbeda.


Jalur Huaulu : Jalur ini bisa di tempuh dalam 8 hari perjalanan dengan melewati sungai dan Hutan hujan tropis serta melintasi 3 desa. Camp yang di lalui di jalur Huaulu adalah : Roho, Waisamata, Kanikeh, Waihuhu, Waifuku ( puncak ), Kanikeh, Roho, dan Huaulu.


Jalur Mosso : Jalur ini merupakan jalur terpanjang yang ada di Gunung Binaiya dan di tempuh dari Selatan. Tepatnya berada di bagian utara Huaulu dengan waktu tempuh sekitar 13 hari. Jika kalian mempunyai minat dengan budaya, jalur ini sangat bagus untuk mempelajari budaya masyarakat disana. Sebab Jalur Mosso melewati 7 Desa. Camp yang dilalui di Jalur Mosso adalah : Mosso, Sekiwaelala, Waekapasitamu, Pasaseha, manusela, Maraina, Selumena, Kanikeh, Waihuhu, Waifuku ( puncak ), Kanikeh, Roho, dan Huaulu.


Jalur Piliana : Jalur ini merupakan jalur yang banyak diminati bagi para pendaki. Karena dari segi jarak dan waktu tempuh lebih singkat yaitu 5 hari. Di balut dengan kondisi medan terjal dan cukup menantang. Jalur Piliana melewati satu Desa Piliana sendiri dan sebagai pintu masuk. Waktu yang relatif singkat memudahkan kalian terutama yang sibuk kerja dan susah mendapatkan cuti panjang untuk melakukan pendakian ke Gunung Binaiya. Camp yang dilalui di Jalur Piliana : Aimoto, Isilali, Waifuku ( puncak ) Aimoto, Piliana.

Tips dan Itinerary Pendakian ke Gunung Binaiya.




Berikut untuk Itinerary Pendakian Gunung Binaiya melewati jalur Selatan Piliana

  Itinerary


Day 1
  • 06.00 – 07.00 Penjemputan di pattimura airport Ambon menuju DesaPiliana
  • 08.00 – 08.45 Menuju pelabuhan kapal cepat di Tulehu.
  • 09.00 – 11.00 Menyebrang menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Tulehu menuju pelabuhan Amahai
  • 11.00 – 11.20 Menuju kota masohi
  • 11.30 – 12.30 Pengurusan simaksi di Balai Taman Nasional Manusela
  • 13.00 – 14.00 Makan Siang
  • 14.00 – 18.00 Perjalanan ke desa piliana
  • 8.00 – 19.00  Istirahat
  • 19.00 – 19.30 Upacara adat
  • 19.30 – 20.30 Makan malam
  • 20.30 -  Istirahat di Homestay

Day 2
  • 06.30 – 08.00 Sarapan dan Packing
  •  08.00 – 12.00 Desa piliana ke Camp Yamhitala
  • 12.00 – 13.00 Makan Siang
  • 13.30 – 17.00 Camp Yamhitala menuju Camp Aimoto
  • 17.00 – 18.00 Itirahat
  • 19.00 – 20.00 Makan Malam
  • 20.00 –  istirahat

Day 3
  • 06.30 – 08.00 Sarapan dan Packing
  • 08.00 – 13.00 Camp Aimoto menuju Camp Highcamp
  • 13.00 – 14.00 Makan Siang di Camp Highcamp
  • 14.00 – 17.30 Camp Highcamp menuju Camp Isilali
  • 17.30 – 18.00 Istirahat
  • 19.00 – 20.00 Makan Malam
  • 20.00 –  istirahat

Day 4
  • 07.00 - 08.00 sarapan+packing
  • 08.00 - 11.00 Camp Isiali menuju Camp Nasapeha
  • 11.00 - 12.30 makan siang di Camp Nasapeha
  • 12.30 - 15.30 Camp Nasapeha menuju Waifuku
  • 15.30 - 16.30  Istirahat
  • 19.30 - 20.30 Makan Malam
  • 20.30 - istirahat

Day 5
  • 05.00 - 06.00 Summit+sunrise
  • 07.00 - 08.00 Sarapan+packing Untuk Turun
  • 08.00 - 10.00 Waifuku menuju Camp Nasapeha
  • 10.00 - 13.00 Camp Nasapeha menuju Camp Isiali
  • 13.00 - 14.00 Makan siang
  • 17.00 - 18.00  istirahat
  • 19.00 - 20.00 Makan malam
  • 20.30 -  istirahat

Day 6
  • 07.00 - 08.30 Sarapan+packing
  • 08.00 - 11.00 Camp Isiali menuju Camp Highcamp
  • 11.30 - 13.30  Camp Highcamp menuju Camp Aimoto
  • 13.30 - 14.30 Makan siang
  • 14.30 - 17.30 Camp Aimoto menuju Camp Yamhitala
  • 17.30 - 20.00 Camp Yamhitala menuju Desa Piliana
  • 20.30 - 21.30 Makan malam
  • 20.30 - Istirahat

Day 7
  • 06.00 - 07.00 Sarapan+packing
  • 07.00 - 07.20 Berkunjung ke Mata air ninivala
  • 09.00 - 12.00 Desa piliana menuju amahai
  • 12.00 - 13.00 Makan siang
  • 14.00 - 16.00 Pelabuhan Amahai menuju Pelabuhan Tulehu
  • 16.00 - 17.00 Menuju Finish point (Airport/Hotel)

Tips dan Itinerary Pendakian ke Gunung Binaiya.


Catatan Biaya : 

  • Dari Bandara - Pelabuhan Tulehu : Naik Angkot Rp20.000/orang
  • Pelabuhan Tulehu - Pelabuhan Amahai : kapal Cepat Rp125.000/orang
  • Pelabuhan Amahai -  Kota Masohi - Desa Tehoru - Sungai Kawanua : Sewa Mobil ( Avansa atau Terios ) Rp100.000/orang
  • Simaksi Rp25.0000
* Harga sewaktu - waktu bisa berubah


seperti itulah Itinerary yang bisa di terapkan untuk melakukan pendakian ke Gunung Binaiya.  Jadi sekarang kalian bisa mempersiapkan dan menyusun anggaran serta waktu yang cocok. Saran sebelum berangkat benar - benar mempersiapkan fisik yang prima, karena durasi pendakian cukup lama dan medan cukup menantang. Agar saat pendakian tidak mengalami cidera atau hal yang tidak di inginkan. 

Cerita pengalaman tentang pendakian ke Gunung Binaiya bisa kalian kunjungi di 8 hari Pertempuran Raga,Batin,dan Mental di Gunung BINAIYA

Semoga postingan ini bisa bermanfaat, jika ada kekurangan atau perihal bertukar cerita bisa kalian tinggalkan jejak di kolom Komentar.

Salam Lestari
Tabik!

12 comments:

  1. Luar biasa banget perjalannya, kl nggak bakal bisa traking deh kl harus naik kapal dlu.. Mabok laut soalnya, wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. cukup seru buat perjalanannya, kan masih ada istirahat dulu semalam jadi isi tenaga dulu sebelum besoknya melakukan pendakian kak

      Delete
  2. Paling cepet 5 hari? Wah bawa logistiknya kudu banyak banget ini mas.
    Tapi udah ada fasilitas makan dari homestay juga, ding ya? Jadi lumayan membantu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sekitar 5 hari bang, tapi itu lewat jalur selatan. Jika lewat utara mungkin bisa tambah 1 hari lagi lah. sekarang di binaiya perlahan sudah tersedia fasilitas homestay jadi bisa lebih memudahkan para pendaki

      Delete
  3. Wow jauh ya mendakinya, sampai ke Maluku :D Untuk menuju ke lokasi pun harus naik kapal. Enak ya ada penyambutan secara adat juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan jauh kak, kalo upacara adat itu sepertinya wajib jika akan melakukan pendakian. Sebagai salah satu media dan turut mendoakan agar diberi kelancaran hingga kembali turun kebawah
      terima kasih sudah berkunjung :)

      Delete
  4. wihh..perjalanan yang cukup melelahkan dan disuguhi dengan pemandangan diatas sehingga rasa lelah akan hilang setelah melihat pemandangan yang begitu menawan...

    luas biasaaa dehh pokoknyaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perjalanan nya benar - benar menguji mental dan tenaga bang, patut dicoba. Karena karakteristik gunung binaiya sedikit berbeda dengan gunung yang ada di Jawa

      Delete
  5. Mantaaap trip nya ...
    Tentunya nemui banyak pengalaman seru selama trekking di pegunungan, ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. salah satu gunung yang banyak memberikan pelajaran dan pengalaman berharga selama pendakian mas
      terima kasih ya sudah membaca

      Delete
  6. Bang, suasana Pendakian disana rame ga bang,kaya gunung2 di P.Jawa yang sllu ramai kaya pasar...
    Kalo sepi, wooow serem jg Donk bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo suasana pendakian masih tergolong sepi, jarang sekali berpapasan dengan pendaki lain, kecuali di hari hari tertentu saja

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar untuk memberi semangat terus menulis.

Tunggu aku berkunjung ke Rumah berjalanmu.
Barangkali kita akan bertemu di Dunia Nyata dan Berbagi cerita

Jika Bermanfaat silahkan di bagikan

Salam Hangat
Ranselusang

Powered by Blogger.