Pengalaman Mencoba Tabungan Emas Pegadaian, Apakah Rugi ?




Akhir – akhir ini aku kembali mengalami masalah keuangan, ya maklum namanya juga Freelance ( pengangguran ) pendapatan yang tak menentu salah satu resiko yang harus diterima. Sebenarnya kemarin mutlak kesalahanku sendiri, karena tidak mampu mengatur keuangan yang benar. Jadi Sekitar awal bulan hingga sekarang aku hidup jatuh bangun kembali.



Sepinya pekerjaan di awal tahun membuat aku terus menguras tabunganku hingga hampir menyentuh 0 rupiah. Menyedihkan bukan ?. Jalan - jalan pun sangat minim, apalagi di tambah dengan tanggunan bayar kost dan biaya hiudp. Benar - benar membuat otar harus extra kerja keras untuk mengatasinya. Tapi aku tidak akan membahas itu sekarang, melainkan aku mulai teringat kembali akan sebuah investasi yang mampu menjadi pegangan kelak.


Aku sempat berpikir jika aku tidak mempunyai tabungan, sewaktu – waktu terjadi kondisi buruk lagi, aku bisa mendapat kesulitan bertubi – tubi. Makanya, aku teringat kembali tenang Tabungan Emas Pegadaian yang pernah kucoba beberapa waktu lalu. Sebenarnya sih Cuma sekedar iseng dan mau mencoba menabung yang konteksnya tidak uang. Tapi jika dipikir – pikir hal itu membuat aku semakin penasaran untuk terus mencobanya.


Memang banyak lembaga yang menyediakan jual-beli emas. Tapi menurutku Pegadaian akan menjadi pioneer diantara semua lembaga tersebut. Kita lihat mulai dari bank, E-mas, Indogold, Perusahaan swasta, Ori-Ori, hingga market place seperti Tokopedia dan bukalapak menyediakan konsep serupa.
Kita sama – sama dapat membeli emas dengan harga Rp6.210-an saja, yaitu 0,01 gram dalam bentuk tabungan. Bahkan Bukalapak memberi harga Rp6.100 atau 0,01 gram.





Tentunya dengan konsep seperti ini begitu banyak hal menarik yang bisa membuat orang mencoba berinvestasi emas.  Karena emas sangat udah dan menguntungkan.
Saat itu aku sedang iseng – iseng berselancar mencari sesuatu yang bisa di jadikan tabungan. Nah kebetulan melihat Tabungan Emas Pegadaian. Yang membuat semakin tertarik lagi aku bisa mendaftar online, karena aku malas untuk daftar offline dengan datang ke salah satu kantor cabang.




Tapi menurutku dengan adanya daftar Online mempermudah orang untuk mencoba metode Tabungan Emas. Untuk membuka rekening tabungan emas TInggal masukan data seperti KTP/SIM/Passport aja. Kemudian tinggal mengisi formulir yang diberikan dan membayar biaya yang terdiri dari :

  • Biaya Administrasi Rp10.000
  • Biaya titip emas Rp30.000/12 bulan
  • Biaya materai Rp6.000
  • Pembelian saldo awal sebesar 0,01 gram


 Terlebih lagi bisa membuka rekening tabungan emas di cabang Pegadaian mana saja dan tidak perlu mengurus surat keterangan kerja jika Domisili berbeda. Jadi hal itu yang membuatku memutuskan untuk mencobanya.


Karena sampai sekarang aku belum mencetak buku tabungan nya, karena kemarin aku memilih di Sumba Barat, Waikabukak.  Jadi aku hanya bisa menunjukan versi onlinenya.


Sebenarnya ada 2 hal yang bisa di lakukan terhadap tabungan, yaitu :

  • Menjual kembali ( buyback)
  • Order cetak dengan bentuk kepingan

Jika suatu saat sedang membutuhkan uang, maka tabungan emas dapat langsung di jual kembali ke Pegadaian (buyback). Tentunya dapat dijual di seluruh cabang manapun atau langsung menjualnya melalui aplikasi Pegadaian. Yang di beli oleh pegadaian adalah saldo emasnya. Atau bisa melakukan order cetak dengan berat minimal 1 gram dan kelipatannya. Dengan catatan biaya cetak tergantung jenis cetakan Antam atau UBS.



Cara, Syarat, Ketentuan Pembukaan Tabungan Emas Pegadaian

  • Datang ke salah satu kantor Pegadaian
  • Membawa KTP/SIM/Passport yang masih berlaku
  • Membayar biaya administrasi, materai, dan titip
  • Melakukan pembelian saldo awal sebesar 0,01 gram
  • Mengisi formulir yang telah disediakan
  • Biaya titip senilai Rp30.000/tahun dapat di setor langsung atau di potong melalui saldo tabungan emas
  • Pembelian emas dapat dilakukan melalui ATM dan Internet bangking BRI, ATM dan Mobile banking BNI, ATM, Internet dan Mobile banking Mandiri
  • Emas dapat di cetak 1 gram atau kelipatannya
  • Tabungan emas dapat di jual ke pegadaian



Tapi meskipun sudah terdaftar online, tetap harus datang ke kantor cabang yang dipilih untuk mengambil buku tabungan emas jika sudah selesai dibuat.

Syaratnya juga diwajibkan mentransfer dana sebesar Rp100.000 yang terdiri dari :

  • Biaya admin Rp10.000
  • Biaya titip Rp30.000
  • Pembelian saldo awal Rp70.000


Jika sudah memiliki rekening tabungan emas, kalian dapat mengintegrasikan data apada pegadaian Digital melalui nomor CIF yang terdapat pada buku rekening kalian. Masukan nomor CIF pada digital pegadaian, maka secara otomatis data kalian akan langsung terhubung.

Bebeerapa kelebihan Pegadaian Digital adalah :

  • Dapat melihat saldo emas
  • Memantau grafik Harga emas
  • Pembelian tabungan emas
  • Order cetak
  • Menjual tabungan emas
  • Multipayment
  • Pembayaran ansuran


Untuk pembelian tabungan emas sendiri terdiri dari pembayaran Mandiri Virtual Account, dan BCA Virtual Account.

Seperti beberapa waktu lalu, aku menambahkan saldoku sebesar Rp100.000. Ya meskipun tidak banyak, dengan sedikit demi sedikit, menabung emasnya tidak akan terasa berat.






Pertanyaan yang sering muncul

Ada beberapa pertanyaan yang sering muncul dari teman – teman ketika aku mencoba membagi pengalamanku


Bagaiamana cara bayar biaya admin pada tahun selanjutnya ?

Bisa disetor langsung ke Kantor Pegadaian, atau jika kalian malas, maka akan dipotong secara otomatis melalui saldo tabungan emas.


Apakah dapat menjual dan membeli tabungan emas di Kantor Cabang ?

Ya tentu saja bisa di kantor cabang manapun


Kenapa harga jualnya lebih rendah dari harga beli ?

Ya itu sudah ketentuan di semua lembaga jual/belie mas. Kalo pegadaian memberlakukan hal sebaliknya, bisa rugi BUMN nanti. Terus gimana nasib para karyawannya ? :D


Kemudian, bagaimana agar dapat untung dari investasi emas ?

Disimpan dalam jangka waktu lama sampai harga pada saat belih rendah dibandingkan saat menjualnya. Jadi harus sabar menunggu moment tepat dan bisa meraup keuntungan yang di harapkan.


Jika tidak pernah menabung, apakah saldo akan hilang ?

Saldo emas akan terpotong Rp30.000/tahun. Jika tersisa 0,01 gram maka otomatis akan ditutup.


Apakah menjual tabungan emas artinya menutup rekening ?

Tentu saja tidak teman.


Dimana bisa mendapat informasi resmi dan lengkap ?

Silahkan kunjungi Pegadaian Tabungan Emas Pegadaian



Semoga ulasan tentang pengalamanku tentang tabungan Emas Pegadaian bisa menjadi bahan pertimbangan kalian untuk berinvestasi. Jika tertarik kalian bisa mencoba jenis investasi yang lainnya. Seperti saham, Reksadana, dan P2P syariah. Tinggal kalian rajin – rajin menjalakannya dan menambah pundi – pundi passive income.

Selamat mencoba ya.

3 comments:

  1. aku pernah mas, ikut seperti ini. belum untung malah buntung karena foundernya bangkrut. kalau pegadaian kan BUMN, pastinya ga bakalan pailit. keren pegadaian sudah melebarkan sayapnya

    ReplyDelete
  2. Klo aku pribadi lebih suka nabung dan beli emas batangan secara cash kak heheu

    ReplyDelete
  3. Salam kunjungan dan follow ya :)

    ReplyDelete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar untuk memberi semangat terus menulis.

Tunggu aku berkunjung ke Rumah berjalanmu.
Barangkali kita akan bertemu di Dunia Nyata dan Berbagi cerita

Jika Bermanfaat silahkan di bagikan

Salam Hangat
Ranselusang

Powered by Blogger.