Tips dan Itinerary berlibur ke Pulau Derawan selama 3 hari 2 malam



Siapa tidak mengenal tentang keindahan alam di Pulau Derawan. Semua pasti sudah bisa membayangkan bagaimana serunya bisa mendapatkan kesempatan berlibur terutama bawah lautnya.


Derawan seperti menjadi surga tropis yang begitu sempurna. Layaknya pendar sinar mentari yang hangat berpadu dengan pemandangan bulir pasir putih dan halus di sekitarnya. Selain itu, pohon kelapa yang melambai – lambai, serta laut begitu jernih dan mempunyai gradasi air yang begitu memukau.


Secara Geografis, Derawan terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau, Panjang, Pulau Raburabu, Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau Maratua, dan Pulau Derawan. Serta beberapa gosong karang seperti gosong Muaras, gosong Pinaka, gosong Buliulin, gosong Masimbung, dan gosong Tababinga.





Di pulau Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun, dan hutan bakau atau hutan mangrove. Dan tentunnya banyak spesies yang dilindungi di wilayah kepulauan Derawan.



Terlepas dari semua itu, Derawan menyimpan kehidupan bawah laut yang begitu luar biasa. Terlebih lagi, apabila beruntung, kalian akan menemukan Lumba – lumba, kura – kura, pari duyung, barracuda, serta ubur – ubur ( stingless ). Selain itu, ikan Hiu Derawan merupakan salah satu keragaman fauna yang berharga.


Dengan kekayaan bawah laut yang begitu indah, maka tidak heran jika Derawan dikenal sebagai salah satu tujuan wisata bahari terbaik di dunia. Berada tidak jauh dari daratan Kabupaten Berau, Kalimantan Utara, Kepulauan Derawan terdiri dari gugusan pulau. Selain itu yang paling terkenal diantaranya adalah Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban.


Kalian dapat menyaksikan setiap hari penyu bertelur di pasir atau berenang bersama kura – kura ( dengan catatan kalian tidak menyentuhnya ). Kalau tidak salah, seluruh wilayah konservasi laut di Derawan luasnya sekitar 1 hektar lebih. Jadi sangat luas bukan keindahan bawah laut yang ada disini.





Di Derawan kalian dapat menemukan berbagai macam jenis karang dan kalau tidak salah terbanyak setelah Raja Ampat, Papua Barat. Selain itu banyak juga berbagai jenis ikan yang menghiasi bawah lautnya, mulai dari kuda laut kerdil hingga pari manta yang hidup di perairan ini. Dalam hari – hari tertentu, segerombolan pari manta akan terlihat dalam jumlah yang begitu banyak. Bahkan bisa mencapai puluhan ekor jika kalian sedang beruntung saat berkunjung ke Derawan.



Kemudian di Kakaban kalian dapat menemukan danau Ubur – ubur terbesar dan paling beragam di dunia. Di tambah juga ada sekitar 4 spesies unik Ubur – ubur yang dapat berenang terbalik. Menarik bukan untuk dilihat langsung.


Nah bagi kalian yang hendak berlibur ke Pulau Derawan kalian bisa mempertimbangkan dua opsi dan mencermati Tips dan Itinerary berlibur ke Pulau Derawan selama 3 hari 2 malam. Kalian bisa mempertimbangkan dari mana kalian akan menuju Derawan dari Berau atau Tarakan. Sekarang aku akan mencoba membagikan detail dan rute yang bisa kalian tempuh untuk berkunjung ke Pulau Derawan.


Pulau Derawan via Berau

Wisata ke Pulau Derawan via Berau sangat cocok bagi kalian yang berlibur dengan keluarga atau sahabat. Jika melewati Berau menggunakan pesawat, sangat disarankan memilih jadwal penerbangan pagi. Jika kedatangan di Berau sekitar pukul 08:30 WITA. Karena perjalanan dari Bandara Kalimarau, Berau menuju pelabuhan Tanjung Batu cukup memakan waktu panjang, sekitar 2 – 2,5 jam perjalanan menggunakan mobil.


Sesampainya di Pelabuhan Tanjung Batu, perjalanan di lanjutkan kembali. Biasanya menggunakan Speedboat dan menuju ke Pulau Derawan. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 – 45 menit tergantung kondisi dan cuaca. Nah untuk jenis Speedboatnya tersedia berbagai macam dan jumlah penumpang, kalian bisa menentukan sendiri mana yang cocok dan sesuai harga.


Sesampainya di Pulau Derawan, kalian bisa check – in terlebih dahulu sekaligus makan siang dan rehat setelah melakukan perjalanan cukup panjang. Efektifnya untuk menikmati wisata di kepulauan Derawan atau hoping island adalah keesokan harinya.


Setelah rehat dan selesai makan malam kalian bisa menikmati malam di kepulauan Derawan. Jika beruntung, kalian bisa menemukan penyu bertelur, biasanya ada beberapa pemandu lokal yang memberitahu dan mengajak untuk melihat proses Penyu bertelur, kalian juga bisa turut melepas tukik atau anak penyu kelaut jika ada.


Keesokan harinya setelah sarapan dan beres mempersiapkan perbekalan, kalian bisa memulai dengan tujuan pertama ke Pulau Maratua. Disana kalian bisa snorkling dan menikmati keindahan bawah laut. Setelah itu di lanjutkan menuju ke Kakaban untuk meilhat Ubur – ubur yang tidak beracun. Kalian bisa snorkling di danau Kakaban bersama ratusan bahkan ribuan Ubur – ubur. Di kawasan Kakaban kalian bisa menikmati terumbu karang yang masih sangat alami. Tentunya di tambah berbagai ikan – ikan hias yang hidup di sekitarnya.





Setelah puas bermain bersama Ubur – ubur, perjalanan akan di lanjutkan menuju ke Pulau Sangalaki. Di Pulau Sangalaki kalian bisa melihat Manta dan be. Namun semua itu juga tergantung oleh waktu dan cuaca serta keberuntungan. Setelah puas menjelajah di Pulau Sangalaki, Kalian bisa kembali menuju penginapan kembali.


Keesokan harinya setelah sarapan, kalian bisa mencari oleh - oleh di Derawan. Kemudian kalian bersiap – siap untuk pulang menggunakan Speedboat menuju Tanjung Batu kemudianTanjung Redeb selanjutnya keBerau.



Pulau Derawan via Tarakan

Jika kalian berkunjung ke Pulau Derawan via Taran biasanya bagi mereka yang mengikuti dari agent tur yang sudah ada. Dan biasanya jadwal penerbangan kalian atau mereka biasanya sebelum jam 1 siang. Karena perjalanan ke Derawan via Tarakan menggunakan Speedboat dengan jarak tempuh cukup jauh sekitar 127KM tentunya memakan waktu yang cukup lama, diantara 2,5 sampai 3 jam. Waktu yang di tempuh juga tergantung dari kondisi dan cuaca.


Sesampainya di Derawan biasanya sore atau menjelang malam. Kalian bisa check – in kemudian makan malam dan beristirahat setelah perjalanan yang cukup panjang.


Keesokan harinya, setelah selesai sarapan kalian bisa bersiap – siap untuk memulai liburan dengan Tujuan Sangalaki, Maratua, dan Kakaban. Biasanya perjalanan yang efektif di mulai jam 7 pagi. Namun semua tergantung kondisi dan cuaca pada saat kalian disana.


Jarak tempuh dari pulau Derawan ke Maratua sekitar 40 menit, kemudian Maratua ke Kakaban sekitar 30 menit, Kakaban ke Sangalaki 30 menit, dan Sangalaki ke Derawan sekitar 30 menit. Usahakan kalian bisa memaksimalkan waktu sebaik mungkin agar tidak terbuang sia – sia.





Sebagai catatan, jika kalian memang ingin berlibur ke Derawan dengan memilih via Tarakan. Usahakan kalian membeli tiket penerbangan untuk pulang pada jam 17: 25. Karena kalian tentunya sudah menyimak dan tau sendiri bagaimana jarak tempuh dan waktu yang dibutuhkan untuk bisa mencapai Derawan. Agar kalian terhindar dari kejadian yang tak terduga dan menyebabkan jadwal berlibur kalian terganggu dan tidak berkesan.


Semoga tips dan Itinerary untuk berlibur ke Pulau Derawan selama 3 hari 2 malam bisa membantu kalian semua yang ingin menikmati keindahannya. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur ke Pulau Derawan.

4 comments:

  1. wow, coralnya terbanyak setelah raja ampat? jadi pengen kesana secepatnya ahaha..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, patut dikunjungi dan dilihat sendiri untuk membuktikannya. Amin semoga bisa disegerakan

      Delete
  2. kemaren sempet masukin derawan ke wishlist, tapi kalah sama Toraja. Hehehe

    'Jarak tempuh dari pulau Derawan ke Maratua sekitar 40 menit, kemudian Maratua ke Kakaban sekitar 30 menit, Kakaban ke Sangalaki 30 menit, dan Sangalaki ke Derawan sekitar 30 menit. Usahakan kalian bisa memaksimalkan waktu sebaik mungkin agar tidak terbuang sia – sia'. Nah itu tips yang paling aku cari sih. Soalnya manajemen waktu untuk mengeksplore suatu tempat itu penting banget bagi pekerja kantoran kaya aku yang waktu libur terbatas.


    lilpjourney.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah manajemen waktu emang harus paling di atur dengan sedemikian rupa kak, biar enggak sia - sia di perjalanan. udah jauh dan mahal kan sayang kalo ada yang batal di kunjungi. oh iya salam kenal ya :)

      terima kasih sudah berkunjung ke rumah berjalan ini

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar untuk memberi semangat terus menulis.

Tunggu aku berkunjung ke Rumah berjalanmu.
Barangkali kita akan bertemu di Dunia Nyata dan Berbagi cerita

Jika Bermanfaat silahkan di bagikan

Salam Hangat
Ranselusang

Powered by Blogger.